Madiun (beritajatim.com) – Progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat (SR) gratis di Kabupaten Madiun terus menunjukkan deviasi positif. Berdiri di atas lahan seluas 5,8 hektar, proyek infrastruktur pendidikan berasrama (boarding school) terlengkap ini ditargetkan siap beroperasi secara fungsional pada 30 Juli 2026.
Perwakilan pelaksana proyek, Bobby Saktia Putra Lubis, menjelaskan bahwa hingga pertengahan Juli ini persentase pembangunan secara keseluruhan telah menyentuh angka 92 persen. Sisa pekerjaan sebesar 8 persen kini difokuskan pada tahap akhir pengerjaan.
“Progres sampai dengan minggu ini sudah tercapai 92 persen, tinggal sekitar 8 persen lagi. Saat ini pengerjaan lebih banyak difokuskan kepada finishing (penyelesaian akhir),” ujar Bobby saat ditemui usai menghadiri acara Open House Sekolah Rakyat di Gedung Serbaguna Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, Selasa (14/7/2026).

Bobby menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan PT Brantas Abipraya selaku kontraktor pelaksana untuk membagi klaster penyelesaian agar target operasional tidak meleset.
“Di minggu ini, target yang diselesaikan adalah finishing untuk gedung sekolah dan gedung belajar. Baru nanti di minggu terakhir, karena target operasional fungsionalnya tanggal 30 Juli, kami akan selesaikan finishing untuk area kantin, musala, dan juga gedung asrama siswa,” paparnya merinci.
Terkait luasan lahan yang mencapai hampir 6 hektar tersebut, Bobby membeberkan bahwa kompleks Sekolah Rakyat Madiun ini memang dirancang terintegrasi untuk mendukung tumbuh kembang siswa secara holistik, baik akademik maupun non-akademik.
“Siswa di sini nanti disiapkan tempat tinggal yang nyaman dalam bentuk asrama, lengkap dengan kantin. Untuk fasilitas olahraga dan ekstrakurikuler, di bagian belakang nanti ada lapangan sepak bola serta gedung serbaguna ini yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan siswa,” ungkapnya.
Pihaknya pun optimis, target penyelesaian pada H-1 sebelum dimulainya tahun ajaran baru akan terealisasi dengan aman.
“Secara fungsional, insyaallah target tercapai pada tanggal 30 Juli. Sehingga nanti di tanggal 31 Juli, agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru sudah bisa langsung direalisasikan di sini,” pungkas Bobby. (rbr/but)






