Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, melaksanakan imunisasi massal sejak sepekan terakhir, guna mengantisipasi sekaligus menekan penyebaran campak di wilayah setempat.
“Sebagai salah satu upaya menekan penyebaran campak, kita melakukan imunisasi massal untuk 5.016 anak berusia 9 hingga 59 bulan, dimulai dari Puskesmas di wilayah yang banyak ditemukan kasus campak,” kata Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Avira Sulistyowati, Kamis (28/8/2025).
Bahkan kegiatan imunisasi massal tersebut, sudah dilakukan sejak 20 Agustus 2025 lalu, dan akan dilakukan hingga dua pekan kedepan. “Sejauh ini kami sudah mendapatkan vaksin campak sebanyak 650 viral dari Pemprov Jatim, satu vial untuk satu anak,” ungkapnya.
“Kami bersama tim juga menekankan imunisasi kejar yaitu imunisasi kepada anak yang belum memperoleh imunisasi secara lengkap. Sebab pemberian vaksin ini penting untuk membentuk kekebalan tubuh, sehingga dapat mengurangi kemungkinan terserang virus campak,” imbuhnya.
Pihaknya juga meminta setiap fasilitas kesehatan di seluruh wilayah di Pamekasan, agar segera melaporkan kasus suspek campak dalam batas waktu 24 jam untuk dilakukan progres investigasi lebih lanjut.
“Tidak kalah penting, kami juga mengingatkan agar adanya peningkatan pengawasan berbasis masyarakat. Artinya masyarakat juga berperan melaporkan atau membawa pasien terduga campak ke puskesmas terdekat untuk segera mendapatkan penanganan,” imbaunya.
Selain itu pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap penyebaran campak. “Hal ini bisa kita lakukan dengan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan, makan makanan bergizi, memberi vitamin A pada anak terdampak campak, menerapkan pola hidup sehat, dan langkah pencegahan lainnya,” pungkasnya. [pin/aje]






