Gresik (beritajatim.com) – Warga Kelurahan Sidokumpul tepatnya di Jalan Panglima Sudirman 21 Gresik, digegerkan ada seekor ular piton sepanjang 4 meter yang bergelantungan di atas pohon di depan toko.
Penemuan ular tersebut membuat warga setempat panik, dan cemas akan bahaya yang ditimbulkan. Kuatir terjadi apa-apa terhadap warga. Keberadaan ular itu dilaporkan ke petugas Damkarla Gresik.
Salah satu warga yang pertama kali melihat keberadaan ular tersebut, Farid (38) mengungkapkan dirinya kaget saat asyik sedang duduk di halaman depan muncul ular piton di atas pohon.
“Saya merinding dan takut sewaktu melihat ke atas ada ular piton cukup besar bergelantungan,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).
Tak ingin dirinya celaka, Farid bergegas masuk ke toko lalu menghubungi petugas Damkarla. Dalam hitungan menit, petugas datang sambil membawa peralatan APD plus mobil rescue untuk mengevakuasi ular piton.
Petugas piket Damkarla Gresik, Rizal Sulistyo Nugroho mengatakan, dirinya bersama rekannya langsung mengevakuasi ular yang meresahkan warga.
“Evakuasi berjalan dengan lancar dan aman. Ular piton berhasil kami amankan,” katanya.
Dirinya juga mengimbau warga untuk tetap waspada, dan segera melapor kepada petugas jika menemukan satwa liar yang membahayakan, agar kejadian serupa dapat ditangani dengan cepat dan aman.
“Jangan dievakuasi sendiri karena bisa berbahaya. Lebih baik kontak ke petugas piket karena laporan segera ditindaklanjuti,” paparnya.
Ia menambahkan, kejadian ular piton berada di lingkungan warga ke sekian kalinya terjadi. Ini karena ular tersebut mencari makanan. Terlebih di musim hujan.
“Kebanyakan saat ini banyak ular masuk ke pemukiman warga karena mencari mangsa. Jangan panik, bila menemukan lebih baik tempatnya diminimalisir dulu baru menghubungi petugas,” imbuhnya. [dny/ian]






