Blitar (beritajatim.com) — Gelaran Kontes dan Ekspo Sapi Piala Bupati Blitar yang sedianya menjadi ajang hiburan sekaligus apresiasi bagi para peternak lokal justru menuai sorotan dari masyarakat. Pasalnya, warga yang datang untuk menyaksikan ajang bergengsi tersebut dipungut biaya tiket masuk dan parkir hingga mencapai Rp10.000 per kendaraan.
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam bagi warga. Iming-iming nama “Piala Bupati” yang melekat pada tajuk acara menyemaikan ekspektasi bahwa agenda tersebut merupakan pesta rakyat gratis yang dibiayai oleh kas daerah atau sponsor resmi Pemerintah Kabupaten Blitar.
Bagi sebagian besar warga yang memboyong sanak keluarga ke lokasi acara, nominal Rp10.000 mungkin terdengar relatif kecil. Namun, keputusan menarik retribusi di acara berlabel Bupati Blitar ini dinilai mencederai esensi kebersamaan dan merusak ekspektasi publik.
“Kami datang bersama teman-teman karena mikirnya ini acara Pemkab, pesta rakyat. Harusnya gratis atau paling tidak cuma parkir wajar. Tapi di lokasi malah ditarik tiket masuk dan parkir sampai Rp10.000. Rasanya janggal saja, acara bawa-bawa nama Bupati tapi kok penontonnya dijadikan objek komersial?” ujar Yono, penonton kontes sapi asal Kota Blitar, Sabtu (25/07/2026).
Gelombang nada sumbang ini dengan cepat meluas di kalangan pengunjung. Banyak warga merasa komersialisasi acara berlabel pejabat publik seperti ini tidak mencerminkan empati terhadap masyarakat kecil yang sekadar mencari hiburan murah di akhir pekan.
“Ya sebenarnya sah sah saja tapi buat kami kecewa,” tandasnya.
Kontes dan Ekspo sapi Piala Bupati Blitar ini sejatinya digelar untuk memeriahkan hari jadi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang ke 702. Dalam perlombaan ini ada 9 kelas yang dipertandingkan.
Pesertanya pun berasal bukan hanya dari Blitar. Namun ada yang berasal dari luar Provinsi Jawa Timur.
“Selain kontes besok juga ada ekspo sapi, kami juga menghadirkan perusahaan-perusahaan pakan hingga obat-obatan untuk sapi disini nanti bisa dilihat,” kata Kabid Budidaya dan Pengembangan Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Andi Mulya.
Sebenarnya selain dihadiri oleh ratusan pengunjung dan peserta kontes sapi, acara ini juga banyak didukung oleh sponsor baik itu perusahaan pakan hingga obat-obatan. Namun nyatanya warga masih ditarik retribusi parkir dan tiket masuk sebesar Rp. 10 ribu per orang. (owi/ian)






