Surabaya (beritajatim.com) – Rangkaian tur kompetisi esports berskala nasional, AXIS Cup 2026, resmi menyapa para pegiat industri kreatif dan komunitas gaming di Kota Pahlawan. Mengambil lokasi pameran di Royal Plaza Surabaya pada tanggal 25 hingga 26 Juli 2026, ibu kota Jawa Timur tersebut menjadi titik persinggahan strategis dari total 88 kota yang dijadwalkan.
Berbeda dengan format turnamen tingkat daerah konvensional yang kerap kali hanya berfokus pada perebutan trofi semata, gelaran ini dirancang secara komprehensif dengan mengusung konsep festival. Hal ini terlihat jelas dari ragam aktivasi yang tidak sekadar menghadirkan panggung kompetisi utama, namun turut merangkul subkultur budaya pop lainnya.
“AXIS CUP 2026 merupakan wujud komitmen kami untuk terus hadir lebih dekat dengan komunitas gaming di berbagai daerah,” ungkap Head of Sales Area Surabaya Madura PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk, Hiasinta H. Paembonan.
Ia menambahkan bahwa pihaknya sangat antusias dapat menghadirkan berbagai pengalaman seru melalui kompetisi elektronik, ajang unjuk busana, serta kolaborasi bersama mitra strategis.
“Kami selalu mendukung penuh terhadap perkembangan atlet esports lokal agar mereka bisa berprestasi secara maksimal,” lanjut Hiasinta menegaskan visi perusahaannya dalam industri digital ini.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya bahkan memberikan paket internet yang sangat terjangkau untuk para atlet guna mendapatkan kuota ekstra yang bisa langsung dicek melalui aplikasi mereka.
Dalam upaya mewadahi kreativitas penikmat budaya pop secara lebih luas, pihak penyelenggara secara khusus menghadirkan panggung kompetisi cosplay bertajuk Coswalk. Wadah ekspresi ini memberikan kesempatan emas bagi para kreator kostum lokal untuk menampilkan detail karya busana, tata rias, dan kecintaan mereka terhadap karakter fiksi di hadapan publik.
Pada penyelenggaraan tur kompetisi esports nasional tahun ini, pihak penyelenggara telah menyiapkan total pundi hadiah pembinaan yang cukup fantastis mencapai angka Rp900 juta. Nilai tersebut merepresentasikan keseriusan lintas sektor dalam mematangkan industri gaming sebagai pilar ekonomi kreatif masa depan yang menjanjikan jalur profesi baru.
“Potensi Surabaya ini cukup besar, karena setelah Jakarta, peminat anak mudanya untuk menjadi player gamers sangat tinggi,” ujar Nadse selaku Brand Ambassador EVOS Esports.
Selama mengikuti agenda tur ini, ia menaruh harapan besar agar generasi muda setempat mampu mengasah keterampilan untuk menjadi atlet esports yang baik dan menembus level pro player.
Antusiasme publik di lokasi acara semakin memuncak dengan hadirnya sejumlah talenta populer dari organisasi profesional EVOS Esports yang secara khusus didatangkan untuk berinteraksi langsung. Sesi jumpa penggemar dan permainan interaktif tersebut terbukti mampu menciptakan riak percakapan organik yang masif di berbagai platform media sosial bagi para kreator konten.
Kebutuhan konektivitas yang tinggi di tengah kerumunan massa generasi muda ini sekaligus menjadi arena pembuktian bagi keandalan infrastruktur jaringan penyedia layanan telekomunikasi. Melalui kampanye koneksi internet berkecepatan tinggi, stabilitas jaringan ditekankan sebagai kebutuhan fundamental yang harus dipenuhi untuk menunjang gaya hidup digital.
Stabilitas koneksi yang minim latensi kini diakui sebagai syarat mutlak, tidak hanya bagi para atlet yang bertanding mempertaruhkan reputasi di atas panggung kompetisi esports. Kecepatan transmisi data yang mumpuni juga menjadi urat nadi bagi para pembuat konten yang membutuhkan akses cepat untuk penayangan siaran langsung serta pelaporan seketika dari lapangan.
Guna melengkapi ekosistem festival yang digandrungi masyarakat tersebut, gelaran AXIS Cup 2026 turut menggandeng sejumlah entitas lintas industri seperti GoPay Games, jenama teknologi nubia, dan merek camilan Doritos. Sinergi apik antara berbagai sektor ini diharapkan mampu mengukuhkan soliditas ekosistem esports lokal agar perlahan memiliki daya saing yang tinggi hingga merambah panggung global. (har)







