Bondowoso (beritajatim.com) – Puluhan tim sepakbola tingkat SMP dan SMA sederajat mengikuti Liga Pelajar Bondowoso (LPB) Bupati Cup yang digelar di stadion Magenda.
Pertandingan perdana digelar pada Selasa (23/9/2025) sore. Di tingkat SMP, laga perdana mempertemukan MTSN 2 vs SMPN 2 Bondowoso. Di pertandingan itu, MTSN 2 Bondowoso menggulung lawannya 8 gol tanpa balas.
Sementara di tingkat SMA sederajat, SMKN 4 Bondowoso menang mudah 6-0 atas SMKN 1 Tapen.
Kontestan di kompetisi tersebut yakni 16 tim tingkat SMP dan 12 tim di tingkat SMA sederajat. Total 28 tim.
Sekda Bondowoso, Fathur Rozi mengatakan, kompetisi sepakbola adalah salah satu instrumen positif bagi pengarahan remaja.
“Kita melihat belakangan ini di sejumlah daerah banyak peristiwa tidak baik yang melibatkan anak-anak muda kita. Jadi saya mengapresiasi dengan digelarnya kompetisi sepakbola ini yang mewadahi bakat dan minat tunas muda kita,” kata Fathur Rozi.
Walaupun demikian, Sekda mengatensi perlunya perbaikan Stadion Magenda yang menjadi salah satu ikon Bondowoso.
“Kondisi rumputnya perlu diperbaiki lagi. Kita lihat bersama kualitasnya kurang karena masih banyak kerikil,” tuturnya.
Subangkit Adi Putra, Ketua Askab PSSI Bondowoso menilai kompetisi LPB cukup membantunya dalam pencarian bakat pemain muda.
“Kami memang rutin mencari bakat-bakat yang ada di Bondowoso. Termasuk event ini adalah kegiatan yang sangat membantu kami dalam proses pembinaan tersebut,” kata Subangkit.
Bahkan, jika ada atlet yang menonjol, Subangkit—yang juga Ketua Persebo 1964—akan memfasilitasi perekrutan ke dalam tim yang lebih profesional.
“Nanti kita akan rekrut misal di Persebo U-17 nya. Kita ada event di situ. Persebo yang ikut liga TopSkor di tingkat nasional itu juga berawal dari event-event seperti ini,” paparnya. (awi/ian)






