Jakarta (beritajatim.com) – PT Bank Digital BCA membukukan lonjakan laba bersih yang signifikan sebesar 98 persen (YoY) hingga mencapai angka Rp213,4 miliar pada penutupan tahun buku 2025. Capaian impresif ini diumumkan secara transparan dalam rangkaian kegiatan BCA Expoversary 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang.
Momentum pertumbuhan ini diperkenalkan melalui sesi talkshow interaktif bertajuk “Ngobrol C.U.A.N bareng BCA Digital” sebagai ruang berbagi capaian kinerja dan inovasi layanan blu. Sesi tersebut menggarisbawahi semangat #TumbuhBarengKamu sebagai landasan utama dalam setiap langkah strategis yang diambil perusahaan.
Yoga T. Halim, selaku Head of Corporate Planning BCA Digital, memaparkan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak sejarah baru di mana perseroan berhasil mencatatkan laba bersih Rp213,4 miliar. Pertumbuhan profitabilitas yang hampir dua kali lipat ini berjalan selaras dengan kepercayaan masyarakat yang kian menebal kepada bank digital tersebut.
Hal ini terbukti dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 22 persen menjadi Rp14,3 triliun seiring dengan peningkatan penggunaan layanan secara masif. Sinergi dalam ekosistem Grup BCA juga memungkinkan BCA Digital menyalurkan kredit sebesar Rp8,6 triliun dan mencetak pendapatan operasional Rp1,5 triliun.
Basis pengguna perusahaan kini telah melampaui angka 3 juta nasabah yang aktif menggunakan berbagai fitur perbankan digital yang disediakan. Kerja keras dalam menghadirkan pengalaman perbankan yang seamless juga membuahkan 50 penghargaan industri sepanjang tahun 2025.
Nariswari Yudianti selaku Head of Corporate Communications BCA Digital memaparkan bahwa jantung dari setiap inovasi blu adalah strategi yang berpusat pada manusia (user-centric). Inovasi tersebut dirancang bukan sekadar sebagai pembeda, melainkan solusi nyata untuk kebutuhan hidup nasabah yang dinamis sekaligus upaya menciptakan dampak positif.
BCA Digital mengintegrasikan nilai keberlanjutan melalui tiga pilar utama Corporate Sustainability Initiative (CSI) yang mencakup pilar People, Prosperity, dan Planet. Inisiatif pilar Planet telah diwujudkan melalui pengelolaan ±5.200 kilogram sampah kantor bersama Rekosistem yang menerapkan prinsip zero residue.
Di sisi lain, pilar People dan Prosperity diwujudkan melalui program bluAcademy yang mencatatkan rata-rata peningkatan literasi finansial peserta mencapai ±96,5 persen. Program edukasi finansial ini juga merangkul 350 siswa dari 10 sekolah yang tersebar di wilayah Jakarta, Bandung, Bali, hingga Ambon.
Dampak nyata lainnya terlihat pada distribusi 650 seragam sekolah di Alor, NTT, serta penyaluran 500 porsi makanan melalui program food recovery. Inovasi produk seperti kartu fisik bluCard dari material daur ulang PVC juga berhasil memberikan kontribusi nyata dalam reduksi emisi karbon.
Menatap navigasi tahun 2026, BCA Digital telah menyiapkan empat pilar strategis utama untuk membangun ekosistem digital yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat. Fokus pengembangan meliputi pertumbuhan berkelanjutan, perluasan ekosistem melalui kolaborasi mitra strategis, penguatan infrastruktur teknologi, serta inovasi yang berdampak nyata.
“Memasuki tahun 2026, BCA Digital akan terus memperkuat pendekatan keberlanjutan berbasis People, Planet, dan Prosperity melalui pengembangan berbagai inisiatif dan kolaborasi yang relevan dengan ekosistem blu. Sebagai bagian dari penguatan Purpose for Impact, kami berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berdampak berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia melalui semangat #TumbuhBarengKamu,” tutup Nariswari. [beq]






