Blitar (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum Kota Blitar menggelar tes tulis bagi 272 calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu tahun 2024. Dari Jumlah tersebut ada puluhan peserta calon anggota PPS Pemilu 2024 yang memilih tidak hadir.
Total ada 30 peserta calon anggota PPS Pemilu yang tidak hadir mengikuti tes tulis yang diadakan oleh KPU Kota Blitar. Peserta calon anggota PPS Pemilu yang tidak hadir tersebut berasal dari 3 kecamatan yang ada di kota Blitar.
Rinciannya, Kecamatan Sukorejo ada 10 orang, Kecamatan Sananwetan ada 16 peserta serta Kecamatan Kepanjenkidul 4 orang.
“Hari ini setelah melewati pendaftartaran kemudian penelitian administrasi hari ini kami lakukan tes CAT untuk peserta calon PPS. Otomatis yang tidak mengikuti tes CAT ini pasti dinyatakan gugur,” kata Khoirul Umam Ketua KPU Kota Blitar kepada beritajatim.com, Sabtu (07/01/2023).
KPU Kota Blitar sendiri membagi pelaksanaan tes tulis bagi calon anggota PPS Pemilu 2024 ini dalam dua sesi waktu. Nantinya setiap setiap sesi waktu akan diikuti oleh 136 pendaftar.
Dari 272 peserta tersebut nanti Komisi Pemilihan Umum Kota Blitar akan mengambil 6 peserta terbaik dari setiap kelurahan. Nantinya 6 peserta yang terpilih tersebut masih akan mengikuti tes wawancara yang akan diuji langsung oleh Komisioner KPU Kota Blitar.
“Kami bagi menjadi dua gelombang, gelombang pertama 136 gelombang kedua 136 Setiap kelurahan kami ambil 6 orang untuk masuk tes wawancara dari tes wawancara itu kita rangking kemudian kami ambil yang terbaik 3 dan sisanya jadi cadangan,” imbuhnya.
Jumlah pendaftar Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024 di Kota Blitar sendiri berjumlah 425. Dari jumlah tersebut hanya 296 peserta yang dinyatakan berkasnya lengkap oleh KPU Kota Blitar.
Sedangkan sisanya dinyatakan kurang berkas dan dinyatakan gugur. Sementara dalam tahap administrasi dari 296 peserta calon anggota PPS Pemilu yang lolos ada 24 orang yang dinyatakan berkasnya kurang lengkap.
Sehingga terkumpullah 272 peserta yang dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti tes tulis dengan sistem CAT.
“Jumlah total calon PPS yang masuk mendaftarkan diri itu 425, dari 425 itu yang datanya lengkap itu 296 dari 296 itu yang kemudian kami teliti lagi secara administrasi akhirnya ada 24 yang tidak memenuhi syarat sehingga ada 272 yang mengikuti tes CAT,” jelas Khoirul Umam.
Pelaksanaan tes tulis bagi calon anggota PPS Pemilu 2024 di Kota Blitar sendiri berjalan lancar. Meski begitu sempat terjadi kendala teknis.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
Saat pelaksanaan ujian tulis dengan sistem Computer Assisted Tes (CAT) sedang berlangsung tiba-tiba saja listrik padam. Akibatnya pelaksanaan tes tulis sempat berhenti sebentar.
KPU Kota Blitar sendiri terpaksa mengulang dari awal proses ujian tulis bagi calon anggota PPS Pemilu 2024 tersebut.
Menurut KPU Kota Blitar selama ini pihaknya telah menjalin komunikasi dan kerjasama dengan pihak PLN. Namun menurut PLN peristiwa padamnya listrik tersebut akibat adanya peristiwa truk yang menabrak tiang listrik PLN hingga menyebabkan jaringan listrik ke sebagian wilayah Kota Blitar padam.
Meski demikian pelaksanaan ujian tes tulis tetap berlanjut hingga selesai dan berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah lancar meskipun tadi sempat terkendala listrik padam dan secara teknis kami sudah komunikasi dengan PLN dan PLN merespon dengan baik. Tapi tadi informasi ada truk yang menabrak tiang listrik hingga mengakibatkan listrik padam,” pungkasnya. [owi/but]






