Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta kacabdin (kepala cabang dinas) dan kepala SMA/SMK/SLB di Jatim menertibkan koperasi sekolah yang masih menjual seragam.
Kemarin, Dindik Jatim juga sudah mengeluarkan kebijakan moratorium koperasi sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya pungutan liar (pungli) lewat penjualan seragam sekolah.
“Kami bersama tim dari Dinas Pendidikan Jatim telah membuat keputusan untuk sementara koperasi dilarang menjual seragam. Bagi yang sudah terlanjur membeli dan merasa keberatan, maka silahkan dikembalikan dan sekolah wajib mengganti utuh,” kata Khofifah, Jumat (28/7/2023).
Para kacabdin dan kepala sekolah, kata dia, diberikan batas waktu terakhir hingga hari ini (28/7), untuk melakukan penertiban koperasi. “Apabila hingga hari ini kacabdin dan kepsek belum menyelesaikannya, maka sanksinya adalah non job,” tegasnya.
Sementara Kadindik Jatim Aries Agung Paewai menyebut jika hingga saat ini tim identifikasi masih terus berjalan. Moratorium yang dikeluarkan, menurutnya akan mempermudah melakukan kajian terkait pemahaman regulasi dan standard satuan harga untuk seragam siswa SMA/SMK dan SLB Negeri di koperasi sekolah.
“Moratorium pembelian atau penjualan seragam sekolah ini berlaku sejak tanggal surat edaran (27 Juli 2023, red) diterbitkan, sampai ada surat keputusan mengenai standard satuan harga seragam sekolah siswa SMA/SMK dan SLB Negeri se-Jawa Timur,” ujar Aries.
BACA JUGA:
Khofifah Tinjau Agen dan Pangkalan LPG 3 kg: Stok Jatim Aman
Selama diberlakukan moratorium pembelian atau penjualan seragam sekolah di periode tersebut, koperasi sekolah tetap bisa beroperasi dan menyediakan berbagai kebutuhan lainnya.
Namun, Aries menegaskan jika masih ditemukan adanya pelanggaran, maka akan diberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Dindik Jatim melalui cabdin wilayah Jawa Timur sesuai dengan kewenangannya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap tingkat kepatuhan masing-masing satuan pendidikan,” tandasnya. [ipl/but]






