Bangkalan (beritajatim.com) – Ratusan murid kelas XII SMA Negeri 3 Bangkalan menyumbangkan seragam bekas untuk adik kelasnya. Aksi sosial itu dilakukan karena harga seragam sekolah saat ini mencapai ratusan ribu per setel.
Kepala SMA Negeri 3 Bangkalan Moh Sairi mengatakan, sebelum seragam siswa disumbangkan, pihaknya terlebih dulu berkoordinasi dengan seluruh orangtua murid kelas XII.
“Kami kerjasama dengan para orangtua agar anaknya yang lulus tidak melakukan konvoi dan corat-coret seragam saat kelulusan,” terangnya, Kamis (6/6/2024).
Ia mengaku, tidak diperbolehkannya konvoi dan corat-coret seragam bukan tanpa alasan. Salah satunya adalah membahayakan siswa di jalan. “Ketika tidak ada konvoi maka seragam kakak kelas bisa disumbangkan untuk adik-adik yang masih sekolah,” imbuhnya.
Pihak sekolah juga mengkoordinir langsung sumbangan seragam yang diberikan kepada murid lainnya. Nantinya seragam yang terkumpul akan dibagikan pada siswa yang masih aktif.
“Karena harga seragam mahal. Jadi dengan adanya sumbangan seragam bisa meringankan beban siswa yang seragamnya sekolahnya sudah usang,” tambahnya.
Seragam yang disumbangkan siswa yakni seragam putih abu-au, seragam khas sekolah serta seragam batik yang masih layak pakai. [sar/suf]






