Jember (beritajatim.com) – Koperasi Merah Putih Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, memfasilitasi petani rakyat untuk mengekspor kopi.
“Kabupaten Jember memiliki beberapa komoditas ekpsor. Salah satunya di Desa Sidomulyo. Tentu tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mendukung,” kata Bupati Muhammad Fawait, di sela-sela acara Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan Cinta Statistik (Bunga Desaku Cantik), di Kecamatan Silo, 27-28 Juni 2025.
Rencananya, kata Fawait, pengiriman ekspor berikutnya akan dilakukan langsung ke negara tujuan. “Kalau selama ini mungkin masih dibantu oleh pihak lain,” katanya.
Ekspor langsung itu akan dibantu Koperasi Merah Putih Desa Sidomulyo. “Ini langkah awal dan bukti konkret bahwa desa bisa membuat Jember bangga. Bahkan bukan cuma Jember, tapi Indonesia, karena dengan adanya ekspor, kita menyumbang devisa bagi Republik Indonesia,” kata Fawait.
Dalam rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Jember 2025-2029 disebutkan, kawasan strategis agropolitan kopi di Jember berada di Kecamatan Bangsalsari dan Silo.
Kabupaten Jember juga disebut menjadi pusat perdagangan bagi Kabupaten Bondowoso, terutama dalam distribusi hasil pertanian seperti kopi dan tembakau. Selain itu, Kabupaten Jember juga menjadi daerah penyuplai kakao dan kopi untuk industri makanan dan minuman di Banyuwangi. [wir]






