Pasuruan (beritajatim.com) – Harapan besar menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa di Kabupaten Pasuruan belum sepenuhnya terwujud. Meski koperasi sudah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan, sebagian besar masih belum bisa berjalan karena keterbatasan modal.
Pengawas Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan, Yunus, mengungkapkan hampir semua pengurus koperasi telah menyiapkan konsep usaha. Namun, akses terhadap aliran dana dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) masih menjadi hambatan utama.
“Pengurus koperasi sudah punya rencana usaha, tapi modalnya belum cair karena syarat Himbara cukup ketat. Akhirnya banyak koperasi belum bergerak,” kata Yunus, Rabu (24/9/2025).
Pemkab Pasuruan sendiri telah merekomendasikan tujuh jenis unit usaha sebagai model koperasi desa. Di antaranya unit simpan pinjam, kios sembako, klinik kesehatan, apotek desa, sistem pergudangan, cold storage, hingga sarana logistik.
Selain model yang disarankan, koperasi desa juga bisa menyesuaikan dengan potensi lokal, seperti sektor pertanian, perikanan, maupun wisata. Potensi ini dinilai memiliki peluang besar untuk menopang perekonomian desa.
“Kalau potensi desa cocok untuk pertanian atau wisata, koperasi bisa menyesuaikan. Jadi tidak harus sama, tapi tetap ada acuan jenis usaha yang disarankan,” jelas Yunus.
Namun, tidak semua jenis usaha bisa langsung dijalankan. Yunus mencontohkan pendirian klinik atau apotek yang membutuhkan izin panjang serta pengelolaan dengan tanggung jawab besar.
“Kalau berhasil memang akan jadi penggerak ekonomi desa, tapi risikonya juga tinggi. Karena itu harus ada persiapan matang,” tambahnya.
Untuk mendukung jalannya koperasi desa, Pemkab Pasuruan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Upaya ini diharapkan bisa memetakan kendala sekaligus mencari solusi agar koperasi bisa segera aktif.
“Kami terus lakukan pendampingan supaya koperasi tidak hanya terbentuk di atas kertas. Dengan modal yang jelas, koperasi bisa jadi tulang punggung ekonomi di tingkat desa,” tegas Yunus. [ada/beq]






