Surabaya (beritajatim.com) – Prodi Sastra Jepang Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya menggelar Kondankai ke-81 di Hall Fakultas Sastra pada Kamis (7/11/2024).
Kegiatan diskusi lintas budaya yang mengusung tema ‘Lagu Indonesia dan Jepang’ ini menjadi ajang memperkenalkan budaya kedua negara kepada mahasiswa dan ekspatriat Jepang.
Ketua Pelaksana Yehezkiel Septian Irawan mengatakan Kondankai menjadi kesempatan untuk memahami budaya masing-masing melalui musik, sebagai elemen yang dekat dengan semua orang.
“Semoga acara ini memperluas pengetahuan kita tentang musik Indonesia dan Jepang,” ujar mahasiswa Sastra Jepang sekaligus Ketua Kawai Kurabu (Klub Percakapan Bahasa Jepang) itu.
Kondankai kali diikuti oleh tujuh kelompok. Mereka turut berpartisipasi dalam diskusi budaya yang digelar dua kali dalam setahun ini.
Sebagai bagian dari acara, Ongaku Kurabu (Klub Musik) menampilkan beberapa lagu, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara peserta dari Indonesia dan Jepang tentang musik favorit dan tren terkini dari kedua negara.
Pada puncak acara, peserta dari Jepang membawakan lagu-lagu populer Indonesia, yang diiringi dengan penampilan angklung oleh mahasiswa Sastra Jepang Unitomo.
Penampilan ini menjadi momen edukatif, di mana para ekspatriat Jepang berkesempatan belajar cara memainkan angklung. Salah satunya, Ayako Taguchi yang berkesempatan belajar angklung itu.
“Saya senang bisa merasakan kehangatan budaya Indonesia melalui musik dan mencoba alat musik tradisional seperti angklung. Ini benar-benar pengalaman yang berharga,” ungkapnya.
Selain lagu-lagu populer, diskusi juga mencakup berbagai genre musik, seperti musik daerah, pop, dan dangdut.
Kondankai ke-81 ini semakin memperkuat hubungan budaya antara mahasiswa dan ekspatriat Jepang di Unitomo, menciptakan kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman budaya melalui musik. [ipl/but]






