Surabaya (beritajatim.com) – Prodi (Program Studi) Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Unair menarik perhatian Diskominfo Jatim untuk menjalin kerjasama dalam percepatan data.
Kadiskominfo Jatim Hudiyono mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus percepatan data dalam program satu data Indonesia. Sebab itulah, untuk merealisasikannya, Kominfo Jatim menjalin kerjasama dengan ITS dan sekolah Pascasarjana Unair.
“Seperti diamanahkan dalam undang-undang, Perpres Nomor 39 tahun 2011 bahwa kita harus memberikan pelayanan terbaik dalam bentuk percepatan data salah satunya adalah satu data Indonesia,” kata Hudiyono, Kamis (4/8/2022).
Dalam rencana strategis Diskominfo, lanjut Hudiyono, pihaknya harus memberikan kepastian transparansi terhadap proses program Pemprov Jatim. Sehingga diperlukan Link and Match di Unair dan ITS juga sedang mempersiapkan SDM yang berkaitan dengan kecepatan teknologi. “Lebih cepat teknologi, SDM juga harus lebih cepat. Supaya SDM yang disiapkan bisa seimbang dengan teknologi informasi,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Unair Prof Badri Munir Sukoco, SE, MBA, PhD mengungkapkan, sekolah pasca menjadi bagian dari digitalisasi SDM di Jatim dengan mengelola prodi multidisiplin, yakni Magister Pengembangan SDM sebagai peminatan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”unair”]
Program ini, kata dia, didirikan sebagai kebutuhan analitical yang selama ini banyak dibutuhkan karena bisa memanfaatkan data. “Sekolah pascasarjana menjadi hal penting untuk mengolah data agar bisa menyediakan data untuk menjadi dasar pengambilan keputusan strategis,” ujarnya.
Harapannya, melalui prodi ini, mahasiswa pasca sarjana akan dibekali konsep dan analisis untuk mengolah data yang siap dianalisis. “Jadi tidak hanya analisis data, tapi juga input pengambilan keputusan,” tutupnya. [ipl/suf]






