Pasuruan (beritajatim.com) – Ketum (Ketua Umum) Relawan Prabu (Prabowo-Budiman Bersatu), Arvindo Noviar melantik Ketua DPD Prabu Jatim Zainal Abidin. Selain melantik, ketua DPD Jatim juga menggelar istighasah bersama di ponpes Al Ikhlas Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Setelah melantik, Arvindo juga sempat menyentil terkait pemanfaatan fasilitas negara yang beberapa hari belakangan sempat disinggung. Dirinya mengatakan bahwa hal semacam itu merupakan sesuatu sudah biasa dilakukan.
“Hal semacam itu sudah tidak relevan lagi saat ini. Karena dulu zamannya Pak Jokowi tahun 2019, saat beliau maju menjadi presiden dan orang-orang yang saat ini menuduh 02 melakukan kecurangan menggunakan kekuasaan adalah, orang yang di 2019 ada di sisi kekuasaan,” jelasnya.
Sehingga Arvindo mengatakan bahwa saat ini orang yang menuding telah memanfaatkan fasilitas negara sedang mengatakan dirinya sendiri. Sedangkan dari ketiga paslon memiliki instrumen kekuasaan masing-masing.
Bahkan dari susunan kabinet saat ini, Arvindo menjelaskan ada banyak jajaran dari PDIP. Sedangkan pada kubu Anies Baswedan ada PKB dan Nasdem yang notabanenya ada di dalam pemerintahan. “Artinya tidak relevan lagi berbicara hal semacam itu. Maka dari itu mari kita lakukan pemilu riang damai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD Prabu Jatim Zainal mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah membentuk 38 DPC dan 520 lebih ranting di seluruh Jatim. Sehingga hal ini lah yang akan mendongkrak suara paslon (pasangan calon) 02 Prabowo-Gibran.
“Kami menargetkan sekitar 7,8 hingga 8 persen suara sudah masuk untuk mendukung Prabowo-Gibran. Dan ini akan menjadi suplemen pendongkrak elektabikitas,” tambahnya. [ada/suf]






