Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Timur, Grace Evi Ekawati, menegaskan peran orang tua sangat penting dalam mendorong anak-anak untuk meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Dalam ajang Edu Fest 3X3 Competition di Grand City Mall Surabaya, 19–21 September 2025, Grace Evi mengaku takjub melihat antusiasme orang tua yang hadir mendampingi anak-anak mereka. “Saya melihat para orang tua sangat support kepada anak-anak mereka, itu output-nya sangat bagus. Anak punya semangat prestasi yang luar biasa. Saya sangat berterima kasih,” ujarnya saat dihubungi, Senin (22/9/2025).
Menurutnya, dukungan keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan daya juang pebasket muda. Ia mencontohkan capaian dua kakak beradik, Javier Calixto Anwar dan Jovannie Cheverly Anwar, yang sukses meraih gelar Most Valuable Player (MVP) dalam kompetisi tersebut berkat dukungan penuh orang tua.
“Orang tua mereka terlihat sekali jika mendukung anak-anaknya, bahkan saat keduanya digembleng di lapangan juga tidak ada intervensi dari orang tua dan hal itu membuat anak-anaknya bermain lebih baik lagi,” tegas Grace Evi.
Dukungan orang tua, lanjutnya, tidak hanya berdampak pada performa di lapangan, tetapi juga melatih anak untuk menjadi pemberani, percaya diri, serta berpikir cerdas dan strategis. Nilai-nilai ini diyakini bisa menjadi bekal sukses, baik di dunia olahraga maupun profesi lain.
Grace Evi juga mengingatkan agar orang tua tidak memberikan tekanan berlebihan terhadap panitia, tim, maupun pelatih. “Berikan pelatih kebebasan melatih tim. Ini juga edukasi buat orang tua. Orang tua hadir dan mendapatkan experience terbaik. Jadi nggak sekadar ikut event,” pesannya.
Sosok yang akrab disapa Mama Evi itu dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap perkembangan bola basket di Jawa Timur dan Indonesia. Ia rutin hadir di berbagai event untuk memberikan motivasi kepada pebasket muda.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada bapak ibu yang sudah mendorong anak-anaknya sejak usia dini untuk berlatih, bertanding, dan fokus mengembangkan talenta hebat untuk bola basket Jawa Timur dan Indonesia. Semoga akan terus muncul pebasket-pebasket nasional bahkan internasional dari Jawa Timur,” tandasnya. [way/beq]






