Malang (beritajatim.com) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang, KH Muhammad Fadol Hija mengajak seluruh element masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban bersama di era digital dan masifnya informasi di media sosial (Medsos).
Menurut Kiai Fadol Hija, maraknya informasi hoax harus segera dibendung. “Jangan percaya dan mudah terpancing berita hoax di media sosial. Harus kita saring lebih dulu, kita cermati,” tegas Kiai Fadol, Kamis (25/8/2022) malam.
Kiai Fadol menjelaskan, menelaah suatu informasi yang belum tentu kebenarannya, sangat dibutuhkan, agar negara dan bangsa Indonesia ini tidak mudah terpecah belah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”MUI”]
Oleh sebab itu, pesan Kiai Fadol Hija, pihaknya mengajak seluruh element masyarakat tidak gegabah dalam menyikapi sebuah informasi melalui media sosial yang kebenarannya, tidak bisa dipastikan. “Mari bersama-sama kita saring apa yang ada di dalam media sosial, sebelum mempercayainya lebih dulu ada baiknya kita lakukan tabayun. Sehingga hal itu bisa mewujudkan situasi yang aman dan tertib,” ujarnya.
Kiai Fadol Hija menambahkan, MUI secara tegas menolak kabar hoax dan siap bersinergi dengan semua pihak termasuk TNI-Polri untuk bersama-sama, turut menjaga harkamtibmas.
“Tugas menjaga keamanan dan ketertiban itu tugas kita bersama. Dan kami mendukung upaya Polres Malang untuk mewujudkan harkamtibmas, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Malang ini,” pungkas Kiai Fadol Hija. (yog/kun)






