Sampang (beritajatim.com) – Warga Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, digemparkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah bekas lubang galian, Rabu (22/1/2026) pagi.
Aparat kepolisian dari Polres Sampang langsung turun tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengungkapkan bahwa kerangka manusia dewasa tersebut ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB di Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong.
“Kerangka manusia yang ditemukan masih lengkap dengan pakaian. Lokasinya berada di bekas lubang galian dengan ukuran lebar sekitar 200 sentimeter, panjang 50 sentimeter, dan kedalaman kurang lebih satu meter,” jelas AKP Eko Puji Waluyo.
Ia menjelaskan, penemuan bermula saat seorang operator alat berat (excavator) bernama Wisholus Sholihin hendak meratakan tanah untuk pembangunan Pondok Pesantren Nazhatut Thullab di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong.
Saat proses penutupan lubang galian yang sebelumnya tergenang air serta ditumbuhi pohon akasia dan rumput liar, alat berat tersebut secara tidak sengaja menarik kerangka manusia yang masih melekat pakaian.
“Mengetahui kejadian tersebut, operator excavator langsung melaporkan kepada pihak terkait agar segera ditindaklanjuti,” katanya.
Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui dan sementara dicatat sebagai Mr. X. Berdasarkan hasil temuan di lokasi, korban mengenakan jaket hoodie, kemeja, celana jeans, serta pakaian dalam lainnya.
Sementara itu, Kasi Humas RSUD Sampang, Amin Jakfar Shadik, membenarkan pihaknya telah menerima kerangka manusia tersebut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Benar, hari ini kami menerima kerangka manusia. Namun untuk hasil identifikasi belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak rumah sakit masih menunggu kedatangan tim forensik dari Polda Jawa Timur yang dijadwalkan akan melakukan pemeriksaan lanjutan pada Kamis (23/1/2026).
“Kami masih menunggu tim forensik dari Polda Jatim untuk proses identifikasi lebih lanjut,” pungkasnya. [sar/ted]






