Jember (beritajatim.com) – Kementerian Kelautan dan Perikanan menyetujui rehabilitas gudang beku ikan terintegrasi (integrated cold storage atau ICS) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kegiatan itu dibiayai dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Dengan harapan, setelah adanya rehabilitasi ICS ini, maka ada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perikanan,” kata Bupati Hendy Siswanto, dalam sidang paripurna Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja daerah di gedung DPRD Jember, Jumat (7/6/2024).
Hendy mengatakan, setelah Gubernur Jawa Timur menerbitkan surat bernomor 523/12984/022.2/2019 tertanggal 28 Juni 2018 tentang Percepatan Pengalihan P2D Urusan Bidang Kelautan dan Perikanan, Pemkab Jember tidak lagi memiliki tempat pelelangan ikan (TPI) sekaligus kantor unit pelaksana teknis (UPT) di Kecamatan Puger.
Surat gubernur ini merupakan tindak lanjut Undang-undang 2023 tentang Pemerintah Daerah. TPI Puger sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jatim. “Termasuk berkaitan dengan kebersihan lingkungan maupun retribusi di kawasan pelabuhan,” kata Hendy.
Hal ini menyebabkan pendapatan asli daerah dari sektor retribusi pelelangan ikan berkurang. “Saat ini tugas UPTD TPI hanya melaksanakan pencatatan hasil produksi nelayan dan ikan yang datang dari luar daerah sekaligus mengidentifikasi jenis–jenis ikan dan harganya,” kata Hendy.
Sementara itu Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Jember Ikbal Wilda Fardana berharap agar pembangunan pusat pelelangan ikan yang bersih dan baik dapat segera direalisasikan. “Hal ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di Jember,” katanya.
“Dengan adanya pusat pelelangan ikan yang memadai, diharapkan kualitas ikan dapat terjaga dan harga jualnya pun dapat meningkat. Selain itu, keluhan tentang kondisi tempat pelelangan ikan yang kumuh dan kotor di Puger juga disoroti, yang menunjukkan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk memperbaiki atau bahkan membangun kembali fasilitas pelelangan ikan,” kata Ikbal. [wir]






