Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, menerjunkan sebanyak 8 (delapan) armada tangki dalam rangka mendistribusikan air bersih ke daerah terdampak kekeringan akibat kemarau.
Delapan armada tangki tersebut, disebar menuju 269 dusun di 76 desa yang berada di 11 kecamatan berbeda di Pamekasan. Proses pendistribusian dilakukan secara maraton dan berkesinambungan.
“Untuk membantu warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau, kami mulai mendistribusikan air bersih sejak Agustus 2024 dengan mengerahkan delapan armada tangki,” kata Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, Selasa (17/9/2024).
Penyaluran air bersih ke titik terdampak kekeringan, dijadwalkan digelar hingga Oktober 2024 mendatang. “Penyaluran bantuan air bersih biasa kita lakukan setiap hari dengan kapasitas 40 tangki dengan 8 armada berbeda,” ungkapnya.
“Sementara untuk daerah terbanyak terdampak kekeringan, tersebar di beberapa kecamatan berbeda, di antaranya Batumarmar, Pagantenan, Palengaan, dan Waru. Sedangkan titik yang sedikit, yaitu di Kecamatan Galis, hanya satu desa,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga komitmen memaksimalkan pendistribusian air bersih, sehingga diharapkan masyarakat yang membutuhkan bisa sedikit terbantu dengan adanya program pendistribusian air bersih dari Pemkab Pamekasan.
“Maka dari itu, kami juga mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Kekeringan 2024 di Kantor BPBD Pamekasan (Jl Jokotole), khawatir ada laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih,” pungkasnya. [pin/kun]






