Ringkasan Berita:
- Sepeda motor Yamaha Mio milik Faeza Fahri Nugraha terbakar di Gresik Kota Baru setelah mogok saat pengantaran pesanan.
- Api muncul dari karburator dan berhasil dipadamkan oleh pemilik sebelum petugas damkar tiba.
- Tidak ada korban jiwa, petugas mengimbau pengendara rutin melakukan perawatan kendaraan untuk mencegah kebakaran.
Gresik (beritajatim.com) – Peristiwa kebakaran sepeda motor menggegerkan warga di Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Jalan Taman Enggano 48, pada Sabtu malam (30/5/2026). Satu unit sepeda motor Yamaha Mio milik Faeza Fahri Nugraha terbakar setelah sebelumnya mengalami mogok saat digunakan untuk mengantar pesanan.
Faeza menjelaskan, saat melakukan pengantaran pesanan menuju Jalan Taman Enggano, kendaraannya tiba-tiba mogok di depan kawasan Gacoan GKB. “Karena tidak berhasil menghidupkan mesin, saya akhirnya mendorong kendaraan hingga sampai ke lokasi tujuan pengantaran,” ujar Faeza.
Setelah pesanan selesai diantar, Faeza kembali mencoba menyalakan sepeda motornya. Saat itu, api tiba-tiba muncul dari bagian karburator dan langsung memicu kepanikan. “Saat akan dinyalakan kembali, tiba-tiba keluar api dari karburator,” tambah Faeza.
Beruntung, Faeza segera berupaya memadamkan api secara mandiri. Kobaran api berhasil dikendalikan selama sekitar 10 menit sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Warga sekitar, Nisa, menyaksikan kejadian dan langsung melaporkan insiden melalui layanan darurat 112.
“Mendapatkan informasi kejadian, personel damkar yang piket segera bergerak menuju lokasi dengan menggunakan armada pemadam serta perlengkapan keselamatan lengkap,” jelas Kepala Dinas Damkar Gresik, Suyono.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Kondisi dinyatakan aman dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Suyono mengingatkan kepada pengendara motor untuk rutin melakukan perawatan kendaraan guna mengantisipasi risiko korsleting atau kebakaran akibat gangguan teknis pada mesin.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kami mengingatkan kepada pengendara motor untuk rutin melakukan perawatan kendaraan guna mengantisipasi risiko korsleting maupun kebakaran akibat gangguan teknis pada mesin,” pungkas Suyono. [dny/suf]






