Banyuwangi (beritajatim.com) – Dalam kunjungannya ke Banyuwangi, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Dudung Abdurachman juga menyambangi Pondok Pesantren Mabadiul Ihsan, Kecamatan Tegalsari. Dia, menyapa ribuan santri dengan serangkaian kata-kata motivasi di ponpes tersebut.
Namun, ada momen di mana saat memberikan motivasi itu Jenderal Dudung menyebut satu nama yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas. Menurutnya, mantan Bupati Banyuwangi dua periode itu bisa menjadi contoh baik bagi para santri.
“Menjadi santri tidak boleh minder. Harus punya cita-cita tinggi. Saya dulu pernah menjadi santri. Sekarang bisa menjadi KSAD. Pak Anas juga santri sekarang juga bisa jadi menteri,” ungkap Jenderal Dudung sembari menyebut latar kesantrian Menpan RB Abdullah Azwar Anas.
Baca Juga: Pedang Celurit Terduga Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan Pemuda Mojokerto Diamankan
Jenderal Dudung menyebut, santri memiliki kontribusi besar bagi bagi bangsa Indonesia, sejak zaman perjuangan hingga saat ini. Pihaknya juga membuka lebar barisan santri untuk bisa menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Paling tidak santri ini akhlaknya sudah terbentuk. Apalagi jika sampai hafal Quran, jangan semua, sepuluh juz saja, dah merem saya, langsung,” ujarnya.
Di pertemuan tersebut, tidak hanya dihadiri oleh para santri. Tampak pula Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama sejumlah tokoh agama lintas iman. Hadir KH. Zainullah Marwan, KH. Suyuthi Thoha, KH. Muwafiq Amir, KH. Toha Muntoha dan lain sebagainya.
Bupati Ipuk berterima kasih atas kehadiran orang nomor satu di lingkungan TNI Angkatan Darat itu. Ia mengharapkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI terus bisa ditingkatkan.
Baca Juga: Pemprov Jatim Pilih Pesantren Al Amien Prenduan Jadi Lokasi PLTS
“Saya ucapkan terima kasih banyak atas kontribusi dan sinergitas TNI di Banyuwangi. Dalam menjaga ketahanan dan keamanan daerah hingga ikut serta memberdayakan masyarakat,” ujar Ipuk.
Ipuk berharap hal tersebut dapat dilanjutkan dalam program-program yang strategis lainnya ke depan.
“Sehingga dapat memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya. (rin/ian)






