Jombang (beritajatim.com) – Kampanye perdana dilakoni oleh pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid (WarSa) di Pasar Mojoagung Kabupaten Jombang, Kamis (26/9/2024) pagi. Pasangan Calon Bupati (Cabup)-Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jombang ini disambut hangat oleh pedagang pasar tersebut.
Warsubi-Salman datang di Pasar Mojoagung sekitar pukul 08.00 WIB. Dengan mengenakan baju biru langit, pasangan nomor urut 2 ini diiringi oleh para pendukungnya. Warsubi yang didampingi Gus Salman langsung menyapa pedagang telur, Hj Sukriyah (75).
Dia menanyakan harga telur dan harga sembako lainnya yang dijual wanita berusia 75 tahun itu. Warsubi kemudian membeli telur satu peti. Selain dibagikan kepada pengunjung pasar, telur tersebut juga akan dikonsumsi oleh tim.
Tentu saja, Hj Sukriyah melayaninya dengan penuh senyum. Bahkan pedagang yang sudah 30 tahun berjualan di Pasar Mojoagung ini mengemas telur itu menjadi beberapa paket. Lansia berkacamata minus ini tak henti berucap terima kasih kepada Warsubi yang sudah memborong dagangannya.
Bagi Sukriyah, Warsubi adalah sosok yang peduli dengan wong. Sehingga sangat layak untuk memimpin Kabupaten Jombang lima tahun ke depan. “Orangnya baik. Terima kasih Pak Warsubi yang sudah membeli dagangan saya,” katanya.
Warsubi dan Gus Salman kemudian bergeser ke pedagang lainnya. Kali ini giliran pedagang kelontong. Selain berdialog tentang fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar, lagi-lagi mantan Kepala Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang ini juga membeli dagangan.
Kali ini yang beruntung adalah Luluk Farida. Luluk melayani dengan cekatan. Beberapa botol kecap ukuran kecil dikemasnya dalam plastik bening, lalu diserahkan kepada salah satu rombongan pasangan WarSa. Luluk memulas senyum karena dagangannya laku.

Warsubi-Salman juga berdialog dengan pedagang beras, pedagang sayur, serta pedagang jajanan. Semuanya bergembira menyambut kedatangan Cabup-Cawabup Jombang tersebut. Bahkan tidak jarang, mereka meminta Warsubi-Salman untuk foto bersama sembari mengangkat dua jari.
Tentu saja, Warsubi-Salman melayaninya dengan telaten. Pagi itu Pasar Mojoagung benar-benar menjadi panggung bagi pasangan WarSa. “Pak saya minta foto. Biar menjadi kenang-kenangan,” ujar salah satu wanita pengunjung pasar yang diikuti oleh orang-orang lainnya.
Sambutan hangat tersebut membuat mantan Kades (Kepala Desa) dan mantan Ketua PCNU Jombang itu semakin semangat blusukan di pasar yang berada di tepi jalan nasional tersebut. Keduanya menyusuri dari lorong satu ke lorong lainnya.
Warsubi mengatakan selain membeli sejumlah dagangan, dirinya juga melakukan dialog dengan pedagang. Utamanya pedangan sembako. Hal itu dilakukan guna mengetahui fluktuasi harga di pasar. “Tadi beli telur untuk dimasak sama-sama. Kalau ada yang minta ya monggo,” katanya
Pasar Menggerakkan Perekonomian

Warsubi berpandangan, pasar mempunyai peranan yang sangat penting bagi produsen. Karena membantu memperlancar penjualan hasil produksi. Selain itu, dapat pula digunakan sebagai tempat untuk mempromosikan atau memperkenalkan barang dan jasa hasil produksi.
Oleh sebab itu, keberadaan pedagang harus diperhatikan dan diata dengan baik. Betapa tidak, hadirnya pedagang pasar bisa meningkatkan kesempatan kerja, juga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Tentu saja, ini juga bisa mengentaskan kemiskinan. Makanya, pasar harus ditata dengan baik. Pedagang pasar harus diberdayakan. Dengan begitu akan mengentaskan kemiskinan, menambah tenaga kerja. Pedagang adalah soko guru ekonomi,” ujar Warsubi di sela blusukan.
Seperti diketahui pasangan Warsubi-Salman adalah Cabup-Cawabup yang akan bertarung di Pilkada Jombang 27 November 2024. Pasangan nomor urut 2 ini diusung oleh sejumlah partai. Di antaranya, Partai Gerindra (8 kursi), PKB (12 kursi), Partai Golkar (5 kursi), PKS (3 kursi), serta Partai Nasdem (2 kursi). Totalnya 30 kursi.
Sedangkan partai non-parlemen yang memberikan rekomendasi untuk pasangan ini adalah PAN, PSI dan Partai Gelora. [suf]






