Ringkasan Berita:
- Penginapan gratis untuk penggembira Muktamar ke-35 NU di Yayasan Pendidikan Al-Madinah Jombang terus dibenahi dengan tambahan fasilitas, termasuk pengadaan 400 bantal.
- PCINU Sudan melakukan survei langsung ke lokasi penginapan untuk memastikan kesiapan akomodasi bagi alumni dan warga NU dari dalam maupun luar negeri.
- Sebanyak 480 orang telah melakukan reservasi penginapan gratis menjelang Muktamar ke-35 NU yang digelar di PPBU Tambakberas Jombang pada 27–31 Agustus 2026.
Jombang (beritajatim.com) – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), penginapan gratis yang disiapkan Yayasan Pendidikan Al-Madinah bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, terus melakukan pembenahan.
Panitia menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk menyediakan 400 bantal untuk menunjang kenyamanan para penggembira muktamar yang akan menginap di lokasi tersebut.
Persiapan penginapan dilakukan menyusul tingginya jumlah pemesan yang akan memanfaatkan fasilitas gratis tersebut. Hingga saat ini, sebanyak 480 orang telah melakukan reservasi, sementara jumlah calon penghuni diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 27 hingga 31 Agustus 2026 di PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang.
Ketua Panitia Penyambutan Penggembira Muktamar ke-35 NU, Subagiyo, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapan fasilitas, mulai dari ruang tidur hingga sarana pendukung lainnya.
“Ruang kelas kita benahi. Kamar mandi kita tambah ada delapan, serta kita membeli 400 bantal,” ujar Subagiyo, Senin (20/7/2026).
Penginapan gratis tersebut memanfaatkan 19 ruang kelas di Yayasan Pendidikan Al-Madinah, Dusun Petengan, Desa Tambakrejo, yang telah disulap menjadi tempat bermalam bagi para pengunjung. Setiap ruangan memiliki kapasitas antara 15 hingga 25 orang.
Selain ruang istirahat, panitia juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa area parkir kendaraan bagi para tamu yang datang dari berbagai daerah.
Kesiapan lokasi penginapan tersebut turut menjadi perhatian PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) Sudan. Utusan khusus PCINU Sudan, Tajul Mafakhir (34), datang langsung melakukan survei lokasi untuk memastikan kelayakan fasilitas akomodasi bagi alumni dan warga NU dari Sudan maupun luar negeri selama rangkaian muktamar berlangsung.
Ia menjelaskan, peninjauan lebih awal dilakukan agar proses istirahat para alumni dan penggembira asal Sudan serta peserta dari luar negeri dapat berjalan lancar dan tertib.
Terkait peserta yang akan hadir, Tajul Mafakhir menyebut para alumni Sudan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan mayoritas berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
“Ada yang dari luar Jawa, tapi kebanyakan ya dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, terdapat pula masyayikh asal Sudan di Malang yang berencana hadir,” ujarnya.
Setelah melihat langsung kondisi penginapan, Tajul Mafakhir menyampaikan apresiasi atas kesiapan Yayasan Pendidikan Al-Madinah bersama PRNU Tambakrejo. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi solusi penting di tengah tingginya kebutuhan tempat tinggal selama muktamar berlangsung.
“Senang sekali kami bisa diterima oleh pengurus Ranting NU Tambakrejo sekaligus dari pengurus Yayasan Al-Madinah. Karena kebutuhan akan akomodasi kamar menjelang muktamar ini sangat luar biasa. Kalau kita melihat di kanan kirinya itu harga rumah disewakan sangat mahal,” ungkap Mafakhir.
Sejumlah rombongan dari berbagai organisasi NU telah mendaftarkan diri untuk menggunakan fasilitas tersebut. Di antaranya PCINU Mesir sebanyak 50 orang dan PCINU Sudan sebanyak 25 orang. Selain itu, reservasi juga datang dari PCNU Sidoarjo, PCNU Temanggung Jawa Tengah, serta PCNU Pringsewu Lampung yang masing-masing mendaftarkan 50 orang.
Melalui penginapan gratis ini, panitia berharap para penggembira Muktamar ke-35 NU yang datang dari berbagai daerah dapat memperoleh tempat beristirahat yang layak selama mengikuti rangkaian kegiatan muktamar di Jombang. [suf]






