Madinah (beritajatim.com) – Sebanyak 380 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 32 Embarkasi Surabaya (SUB-32) resmi mendarat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada Kamis (30/4/2026) pukul 22.55 Waktu Arab Saudi (WAS). Rombongan asal Kabupaten Tulungagung dan Lamongan ini tiba menggunakan pesawat Saudia Airlines SV 5447 melalui fasilitas jalur cepat (fast track) Makkah Route.
Wartawan beritajatim.com, Muhammad Isnan yang tergabung dalam Media Haji Center (MHC) Kemenhaj RI melaporkan dari Arab Saudi, kedatangan jemaah SUB-32 ini menjadi perhatian karena mereka membawa paket kesehatan khusus atau Travel Kit yang diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Paket tersebut terbukti sangat membantu jemaah dalam menjaga kondisi fisik selama 9 jam penerbangan dari Surabaya menuju Madinah.
Salah satu jemaah asal Lamongan, Sulaiman, mengungkapkan rasa bahagianya saat keluar dari terminal. Sambil menunjukkan tas kecil pemberian Wapres, ia mengaku bekal obat-obatan tersebut sangat berharga. “Ini dapat dari Pak Gibran, isinya obat-obatan. Terima kasih, saya sangat gembira,” ujarnya di pelataran bandara.
Obat Masuk Angin Jadi Andalan di Pesawat
Ketua Kloter SUB-32, Supriyadi Nursalam, menjelaskan bahwa paket kesehatan tersebut menjadi penyelamat jemaah dari suhu dingin di dalam kabin pesawat. Isi paket yang meliputi obat masuk angin cair, minyak angin (Freshcare), pereda nyeri, hingga obat batuk langsung dimanfaatkan oleh para tamu Allah tersebut.
“Rasanya senang sekali karena ini sangat berguna sekali buat jemaah. Di pesawat tadi sudah banyak yang digunakan obat-obatannya, utamanya obat masuk angin karena dingin di pesawat. Jadi semua sudah alhamdulillah digunakan oleh jemaah,” kata Supriyadi. Selain kebutuhan medis, paket tersebut juga dilengkapi masker dan tasbih digital untuk menunjang aktivitas ibadah jemaah.
Kesiagaan Hadapi Suhu Ekstrem Madinah
Kedatangan Kloter SUB-32 ini menambah daftar jemaah yang tiba di Tanah Suci yang kini secara akumulatif telah mencapai lebih dari 62 ribu orang. Di tengah suhu Madinah yang mulai menyengat di kisaran 35 hingga 39 derajat Celcius, kesiapan fisik menjadi kunci utama. Kemenhaj RI terus mengimbau jemaah untuk disiplin menggunakan alat pelindung diri dan mengonsumsi vitamin yang ada dalam Travel Kit tersebut.
Supriyadi memastikan seluruh rombongan SUB-32 tiba dalam kondisi lengkap, termasuk 13 jemaah yang menggunakan kursi roda. “Jemaah SUB-32 ini semuanya alhamdulillah terbang, tidak ada yang tertinggal,” pungkasnya.
Setibanya di Madinah, jemaah langsung diarahkan menuju Hotel Taiba Front yang berlokasi di Sektor 1. Setelah menyelesaikan masa tinggal di Madinah, rombongan ini dijadwalkan akan dimobilisasi ke Makkah untuk menempati Hotel Lulua Al Matthab di wilayah Misfalah guna mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji di Armuzna. [kun]






