Blitar (beritajatim.com) – Satu jemaah haji kloter 8 asal Kota Blitar, Hindi Munawaroh (65), meninggal dunia di Mekkah pada Kamis (15/6/2023) pukul 19.30 Waktu Arab Saudi. Dia mengalami serangan jantung.
Jemaah haji asal Jalan Sulawesi, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan itu mengalami serangan jantung dan jatuh pingsan di kamar hotel. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, Hindi Munawaroh tidak tertolong.
“Yang bersangkutan sakit jantung dan punya riwayat penyakit diabetes. Usianya 65 tahun. Dimakamkan di Mekkah hari ini,” kata Kepala Kemenag Kota Blitar, Fandi, Jumat (16/6/2023).
Hindi Munawaroh sendiri memang sudah mengeluh diare saat terbang dari Indonesia menuju Madinah. Perempuan berusia 65 tahun itu juga memiliki riwayat penyakit diabetes.
“Yang bersangkutan jatuh pingsan di kamar hotel sempat dilarikan ke rumah sakit namun tidak tertolong,” imbuhnya.
Hindi Munawaroh pun dinyatakan meninggal di Tanah Suci. Sementara rangkaian ibadah haji Hindi Munawaroh akan dibadalkan oleh petugas haji.
Baca Juga:
Jemaah Haji Blitar Kategori Risti Diminta Banyak Istirahat
Jenazah Hindi Munawaroh akan dimakamkan di Pemakaman Soraya. Pemakaman Soraya dipilih sebagai areal dimakamkannya jemaah haji dan umroh asal Indonesia yang meninggal dunia saat berada di Jeddah dan Mekkah.
“Iya yang bersangkutan di makamkan di areal makam soraya Makkah,” imbuhnya.
Kemenag Kota Blitar sendiri terus mengimbau kepada paca calon jemaah haji untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan tubuh. Saat ini cuaca di Mekkah sedang panas.
Para calon jemaah haji yang lansia juga diminta untuk lebih banyak menghabiskan waktu di hotel agar kondisi tubuhnya tetap sehat saat menjalankan rukun haji.
“Kami juga mengimbau kepada calon jemaah untuk lebih peduli dengan kondisi kesehatannya,” pungkasnya.
Baca Juga:
Cuaca Panas di Madinah, 40 Jemaah Haji Blitar Batuk dan Flu
Jumlah total jemaah haji asal Kota Blitar sendiri sebanyak 155 orang yang terbagi menjadi dua kloter. Kloter pertama masuk kloter 8 sebanyak 110 jemaah yang terdiri atas 107 jemaah reguler dan tiga petugas haji daerah (PHD).
Jemaah haji kloter 8 diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya pada Kamis (25/5/2023).Sedang kloter kedua masuk kloter 32 sebanyak 45 jemaah dan diberangkatkan ke Asrama Haji pada 4 Juni 2023.
Hingga kini hanya ada 1 jumlah jemaah haji asal Kota Blitar yang meninggal dunia saat melaksanakan rukun haji di Mekkah. Sementara Jemaah lainnya masih dinyatakan sehat. [owi/beq]






