Magetan (beritajatim.com) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1445 H/2024 M, banyak pedagang sapi dan kambing di Magetan yang memanfaatkan jasa salon hewan kurban keliling untuk mempercantik dan meningkatkan nilai jual hewan ternak mereka.
Salah satu lokasi yang ramai dengan jasa salon hewan kurban adalah Pasar Hewan Barat di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Di sini, para pedagang sapi dan kambing rela antre untuk merapikan kuku dan tanduk ternak mereka.
Manfaat salon hewan kurban ini tidak lain agar hewan kurban terlihat lebih menarik dan mudah laku terjual. Selain itu, harga jual hewan kurban yang telah di salon juga diyakini akan lebih tinggi.
Dibandingkan dengan sapi dan kambing yang belum disalon, selisih harganya bisa mencapai Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per ekor.
Ngasimin, 56 tahun, seorang jasa salon hewan keliling asal Kelurahan Maospati, Magetan, mengaku dalam sehari ia bisa merapikan hingga 6 ekor sapi dan kambing.
Untuk merapikan kuku dan tanduk kambing, ia mematok harga Rp30 ribu per ekor. Sedangkan untuk sapi, ongkosnya lebih mahal, yaitu Rp50 ribu untuk kuku dan Rp50 ribu untuk tanduk.
Ngasimin menjelaskan bahwa rata-rata sapi dan kambing yang masuk ke salonnya mengalami kerusakan akibat berkelahi dengan hewan lainnya. Tanduk sapi dan kambing yang patah akan dipotong dan disamakan panjangnya menggunakan gergaji agar terlihat rapi.
“Dalam sehari bisa 6 ekor kambing ongkosnya Rp30 ribu untuk kuku dan tanduk sementara sapi kuku Rp50 ribu dan tanduk Rp50 ribu kebanyakan rusak akibat berkelahi jika patah disamakan atau dipotong,” ujar Ngasimin.
Kasiran, seorang pedagang kambing, mengaku sengaja membawa kambingnya ke salon agar terlihat rapi dan cepat laku terjual.
“Biar rapi kita rapikan tanduk dan kukunya biar biar cepet laku. Ini saya jual Rp3,5 juta turun harganya karena stok banyak biasanya gini lebaran dulu bisa Rp3,7 juta,” kata Kasiran.
Hal senada juga diungkapkan oleh Joko Sumedi, pedagang sapi lainnya. Menurutnya, merapikan sapi dan kambing sebelum dijual merupakan strategi agar hewan kurbannya lebih menarik bagi pembeli dan dapat terjual dengan harga yang lebih tinggi.
“Agar sapi dan kambing rapi nantinya biar cepat laku dijual termasuk sapi harga jual di pasar sini kambing tertinggi Rp5 juta dan sapi Rp25 juta per ekor,” jelas Joko.
Selain di Pasar Hewan Barat, Ngasimin juga melayani jasa salon hewan kurban di pasar hewan lainnya di Magetan, seperti Gorang-Gareng dan Plaosan, serta di wilayah Ngawi.
Hingga saat ini, harga hewan kurban di Magetan terbilang tinggi. Seekor kambing dibanderol dengan harga Rp5 juta, sedangkan sapi bisa mencapai Rp25 juta per ekor. [fiq/beq]






