Surabaya (beritajatim.com) – Di bulan Ramadan, sahur menjadi salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan. Dimana kita makan pada sepertiga malam untuk membantu perut tetap kuat puasa satu hari penuh.
Itu artinya, kita harus bangun tepat sebelum subuh, sehingga tak jarang banyak orang yang memilih untuk tidak ikut sahur lantaran mengantuk.
Umumnya, setelah sahur orang akan memilih untuk langsung kembali tidur. Ternyata hal tersebut tidak diperbolehkan loh! Tidur setelah langsung bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh dan menyebabkan masalah serius.
Bagi kalian yang sering melakukannya, maka kalian wajib menyimak dampak buruk dari tidur setela sahur ini!
1. Picu asam lambung
Langsung tidur setelah sahur bisa mengganggu proses pencernaan makanan, ini karena tubuh akan berusaha lebih untuk memproses makanan yang masuk ke lambung.
Akibatnya, asam lambung akan meningkatkan, bahkan bisa menimbulkan gejala seperti nyeri di sekitar lambung atau sensasi panas di dada.
2. GERD
Selain asam lambung, tidur setelah sahur juga akan menyebabkan refluks asam atau GERD. Ini terjadi karena katup antara lambung dan kerongkongan tidak menutup sepenuhnya.
Perubahan posisi dari duduk menjadi terlentang adalah satu faktornya. Sehingga kondisi ini sama seperti asam lambung, ketika makanan tidak dapat dicerna secara maksimal oleh lambung dan justru kembali ke kerongkongan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”puasa”]
3. Penimbunan lemak
Ketika sahur, asupan makanan yang masuk ke tubuh seharunya akan berubah menjadi energi. Namun apabila kalian langsung tidur, kalori yang masuk justru akan berubah menjadi lemak. Apabila terus dilakukan, artinya lemak akan menumpuk sehingga berat badan juga bisa bertambah.
Selain itu, tidur setelah makan sahur akan membuat perut menjadi cepat lapar. Yang terjadi selanjutnya adalah kalian akan makan dengan porsi besar ketika buka puasa. Risiko obesitas tentunya akan semakin tinggi.
4. Sembelit
Gangguan pencernaan dan maag juga bisa terjadi ketika kalian langsung tidur usai makan sahur. Penyebabnya adalah perut yang dipenuhi oleh gas dan jika dibiarkan akan membuat kalian sembelit atau sulit untuk buang air besar.
Perhatikan pula menu makanan sahur, pastikan mengandung asupan yang bergizi nutrisi. Jangan lupa untuk minum air yang cukup agar tidak dehidrasi.
[berita-terkait number=”3″ tag=”penyakit”]
5. Stroke
Pernahkah kalian mengira bahwa tidur setelah sahur dapat mengakibatkan stroke? Kebiasaan tersebut akan membuat sistem pencernaan sulit untuk melakukan tugasnya.
Artinya lambung membutuhkan asupan darah lebih banyak agar mencerna makanan lebih lancar. Padahal, saat tidur otak butuh asupan darah yang stabil pula, namun suplai tersebut malah tertuju pada perut.
Bahayanya, otak bisa kekurangan oksigen dan dalam jangka panjang akan mengalami stroke. Jenis stroke yang berhubungan dengan kebiasaan tidur setelah makan adalah stroke iskemik yang terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak.
Pada intinya, butuh waktu untuk makanan agar bisa tercerna sempurna di dalam tubuh. Alih-alih kembali tidur, kalian bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk mengobrol bersama keluarga atau mengaji sembari menunggu waktu untuk salat subuh. (mnd/ian)






