Gresik (beritajatim.com) – Pemerintah telah mengumumkan BPIH 2023 sebesar Rp 49.812.700,26. Jamaah asal Gresik yang masuk embarkasi Surabaya, biayanya masih menunggu. Sementara Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, mencatat sebanyak 2.170 jamaah haji asal Gresik yang akan berangkat ke tanah suci pada tahun 2023.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Lulus menuturkan, saat ini pemerintah telah menetapkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 49,8 juta. Namun, Kepres tentang BPIH belum dikeluarkan. “Nanti rincian biaya yang berangkat melalui embarkasi Surabaya ada di dalam Kepres itu,” tuturnya, Minggu (19/02/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”haji”]
Ia menambahkan, untuk pengumuman berapa biaya BPIH untuk jamaah Gresik yang masuk embarkasi Surabaya. Dalam waktu dekat segera diumumkan. Selain itu, juga akan diumumkan pelunasan bisa dimulai kapan. “Insya Allah tidak jauh beda dengan yang sudah diumumkan,” imbuhnya.
Tahun ini lanjut dia, kuota jamaah haji kembali normal seperti sebelum pandemi. Dari jumlah jamaah haji yang berangkat tahun 2023 ini dari beberapa kategori. Yakni jamaah yang sudah lunas di tahun 2020, jamaah lunas 2022, prioritas lansia, dan nomor urut porsi.
Para jamaah yang akan berangkat tahun ini juga sudah dikirimkan pemberitahuan. Tinggal menunggu Kepres tentang BPIH dan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan. “Nantinya data jamaah kami serahkan ke Dinas Kesehatan untuk dilkukan pemeriksaan di masing-masing fasyankes,” ungkap Lulus.
Lebih lanjut Lulus mengatakan, masih terkait dengan ini. Pihaknya meminta agar para jamaah yang berangkat tahun ini segera melakukan registrasi ulang. Yakni setelah mendapatkan pemberitahuan oleh masing-masing KBIH. [dny/kun]






