Surabaya (beritajatim.com) – ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya menerima 1.331 camaba (calon mahasiswa baru) jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) 2023. Jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan penerimaan jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di tahun sebelumnya.
Kendati mengalami penurunan peminat, hal tersebut dinilai tidak menjadi masalah besar. Sebab tingkat penurunannya tidak signifikan.
“Penurunannya pun tidak terlalu signifikan hanya satu persen,” ujar Kepala Subdirektorat Admisi Direktorat Pendidikan ITS Dr Unggul Wasiwitono, Selasa (28/3/2023).
Baca Juga:
ITS Surabaya Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim
Unggul menjelaskan, kuota 1.331 kursi yang disediakan ITS tersebut diperebutkan oleh 11.994 peminat. Jumlah kuota untuk jalur SNBP sendiri mengambil porsi 20 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa baru ITS 2023.
Ia merinci, jumlah calon mahasiswa yang diterima lewat jalur SNBP sebanyak 28,5 persen calon mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan 71,5 persen calon mahasiswa reguler. Adapun sebaran pendaftar SNBP ITS didominasi siswa asal Jawa Timur.

Unggul menambahkan, Departemen Teknik Informatika menduduki peringkat pertama peminat terbanyak yakni 1.449 peminat. Disusul Departemen Teknik dan Sistem Industri dengan 627 peminat, lalu Departemen Sistem Informasi sebanyak 563 peminat.
Baca Juga:
Rektor ITS Berharap Lulusan Jadi Tokoh Besar di Masa Depan
Ia menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan lolos agar segera melakukan pendaftaran ulang. Kendati tidak ada sistem blacklist namun kegagalan dalam menyelesaikan tahap ini akan tetap berdampak pada sekolah asal pendaftar.
“Kuota penerimaan mahasiswa baru asal sekolah bersangkutan akan dikurangi untuk periode tahun depan,” pungkasnya. [ipl/beq]






