Ponorogo (beritajatim.com) – Besse Tenrisampeang, istri sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, ikut dalam seleksi terbuka lelang jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). Akademisi di Ponorogo pun meminta tim panitia seleksi (pansel) jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) untuk bersikap profesional dan transparan.
Meskipun secara aturan, Besse Tenrisampeang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi lelang terbuka, Happy Susanto, Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), menegaskan bahwa penting bagi tim pansel untuk tetap menjaga profesionalisme dan netralitas.
“Tim pansel diminta bisa menjaga profesionalitas dan netralitas. Proses seleksi terbuka ini bisa lebih terbuka dan sesuai dengan peraturan yang ada,” kata Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Happy Susanto, ditulis Jumat (15/03/2024).
Dalam konteks ini, kehadiran Agus Pramono, yang juga merangkap sebagai ketua panitia seleksi, menimbulkan kekhawatiran akan potensi bias. Namun, Happy Susanto menegaskan bahwa semua peserta, termasuk Besse Tenrisampeang, harus dinilai berdasarkan kriteria yang objektif.
“Sekali lagi profesionalitas harus ditegakkan. Pengujinya nanti harus dijauhkan dari konflik of interest. Orang yang benar-benar netral dan kompeten, sehingga penilaiannya objektif,” katanya.
Omongan miring jika nantinya istri Sekda itu terpilih, kata Happy pun tidak bisa dihindari. Namun, jika seleksi dan penilaian yang dilakukan secara transparan dan bisa dibuktikan ke masyarakat, Happy meyakini masyarakat bisa memahaminya. Jika istri Sekda itu dianggap mampu dan di dalam kriteria penilaian dianggap baik, maka harus dinilai baik. Namun, juga berlaku sebaliknya. Jika tidak mampu dan nilainya tidak memenuhi kriteria, maka dinilai apa adanya.
“Transparansi, kuncinya itu. Jika transparan pasti masyarakat bisa memahami. Jika hasilnya disembunyikan atau tidak transparan ya ini akan menjadi catatan sejarah di Ponorogo,” pungkas Happy.
Untuk diketahui, pada pendaftaran seleksi terbuka lelang jabatan pimpinan tinggi pratama untuk posisi kepala Bakesbangpol ada 5 orang yang mendaftar. Yakni 2 camat, 2 kabag dan 1 tenaga fungsional. [end/aje]






