Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, menggelar Festival Al-Qur’an Tingkat Sekolah Dasar di Aula Ki Hadjar Dewantara Disdikbud Pamekasan, Jl Dirgahayu Pamekasan, Selasa (30/4/2025).
Festival tersebut sebagai bentuk apresiasi atas rangkaian program Uji Keterampilan Al-Qur’an yang digagas Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Pamekasan, terhitung sejak akhir Januari hingga awal Maret 2024 lalu.
Terlebih program tersebut juga selaras dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) Pamekasan, Nomor 4 Tahun 2014 tentang Keterampilan Membaca al-Qur’an Bagi Peserta Didik Beragama Islam, sekaligus upaya mengimplementasikan profil belajar Pancasila, yakni bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.
“Alhamdulillah kegiatan Uji Keterampilan Al-Qur’an ini sudah terlaksana dengan sukses dan lancar sejak akhir bulan Febuari hingga awal Maret 2024, dan hasilnya sangat memuaskan” kata Kabid SD Disdikbud Pamekasan, Taufik Hidayat.
Kegiatan tersebut diharapkan agar siswa SD mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, benar dan lancar. “Festival ini digelar dengan dua jenis lomba, yakni lomba tahfidz diikuti sebanyak 26 siswa, dan lomba tartil sebanyak 26 siswa.,” ungkapnya.
“Para peserta merupakan siswa terbaik dari tiap kecamatan berdasarkan hasil asesmen Uji Keterampilan Al-Qur’an, dan dihadiri Korwilcam Dikbud se kabupaten Pamekasan, dewan juri dan kepala sekolah,” imbuhnya.
Festival tersebut juga dihadiri sejumlah guru pendamping, hingga staf Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Pamekasan. Serta dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini.
“Kami ucapkan terimakasih dan sangat bangga dengan diadakannya kegiatan ini, harapan saya semoga kegiatan ini terlaksana dengan baik dan sukses,” katanya.
Selain itu pihaknya juga mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh guru yang telah berhasil membimbing para siswa hingga lebih dekat dengan Al-Qur’an.
“Melalui kegiatan ini kami sangat berharap agar para siswa lebih cinta terhadap al-Qur’an, dan menjadikan al-Qur’an sebagai landasan untuk mencapai kehidupan yang bermanfaat dunia akhirat,” harap Mantan Kepala Perpustakaan Daerah Pamekasan.
Tidak hanya itu, Zaini juga menyampaikan jika festival tersebut bukan sekedar serimoni semata, tetapi juga sebagai bagian dari syiar Islam. “Lomba ini bukan untuk mencari juara, akan tetapi sejatinya adalah untuk mengenalkan dan mendekatkan Al Qur’an dengan siswa,” pungkasnya. [pin/kun]






