Fenomena menarik terjadi di SD Negeri Jungcangcang 3 Pamekasan, setelah sempat menjadi sorotan publik karena hanya menerima tiga murid baru.
KUMPULAN BERITA Disdikbud Pamekasan
Dewan Pendidikan Pamekasan merespons serius kondisi memprihatinkan yang terjadi di SD Negeri Jungcancang 3 Pamekasan. Fenomena yang menyisakan hanya tiga murid baru dari sepuluh pendaftar pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dinilai bukan sekadar persoalan teknis penerimaan murid baru, tetapi menjadi indikator adanya persoalan dalam tata kelola pemerataan mutu pendidikan dan distribusi murid.
Krisis murid baru mulai menghantui sejumlah sekolah dasar negeri di Pamekasan. Salah satu yang paling mencolok terjadi di SD Negeri Jungcancang 3.
Empat dari total 20 atlet pelajar di Pamekasan, berhasil menorehkan prestasi prestisius pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Jatim.
Pemkab Pamekasan menargetkan pengisian 121 jabatan kepala sekolah definitif selesai bulan depan untuk memperkuat tata kelola pendidikan.
Sebanyak 121 sekolah negeri di lingkungan Disdikbud Pamekasan, dipimpin kepala sekolah (kapsek) dengan status Pelaksana Tugas alias plt.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, mendelegasikan sebanyak 20 atlet dari siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Disdikbud Pamekasan,secara resmi mengumumkan hasil Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat kabupaten tahun 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Basri Yulianto menegaskan visi terkait Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, turut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026.









