Situbondo (beritajatim.com) – Pada Minggu (30/07/2023), Prajurit Intai Amfibi Marinir melaksanakan latihan infiltrasi udara malam hari dengan terjun tempur menjelang serbuan Amfibi di Pusat Latihan Pertempuran Marinir 5 Baluran, Asembagus Situbondo, Jawa Timur. Latihan ini merupakan bagian dari Latihan Gabungan (Latgab) TNI tahun 2023.
Dalam latihan ini, 2 tim prajurit dari Yontaifib 2 Marinir di bawah pimpinan Lettu Mar Tri Candra melaksanakan terjun tempur dengan drop zone di Mangga Dua Pusat Latihan Pertempuran Marinir 5 Baluran.
Mereka menggunakan pesawat Cassa NC 212 U-6206 dari Skuadron 600 Wing Udara 2 Puspenerbal Surabaya dengan Pilot Danron 600 Mayor Laut (P) Zulda Hendra, S.H., M.Tr.Opsla, dan Copilot Letda Laut (P) Hamat.
Baca Juga: Latgab TNI 2023 di Bondowoso: Ini yang Dilakukan Pangkogasratgab
Danyontaifib 2 Marinir Letkol Marinir Suherman menyatakan bahwa terjun tempur merupakan salah satu kemampuan prajurit Intai Amfibi Marinir sebagai pasukan khusus Korps Marinir TNI AL.
“Kemampuan ini digunakan sebagai sarana infiltrasi ke daerah musuh melalui media udara, bertujuan untuk melatih kemampuan perorangan dan kerja sama tim baik secara fisik maupun mental. Latihan ini diharapkan dapat membekali setiap prajurit Intai Amfibi Marinir dengan profesionalisme dan kesiapan menjalankan tugas,” kata Danyontaifib 2 Marinir Letkol Marinir Suherman.

Partisipasi prajurit Yontaifib 2 Marinir dalam latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan operasional satuan Intai Amfibi Korps Marinir dalam menghadapi setiap ancaman yang mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Latihan terjun tempur malam hari oleh pasukan khusus Korps Marinir TNI AL ini disaksikan langsung oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, serta beberapa pejabat utama Korps Marinir seperti Dankolatmar Kolonel Marinir I Made Sukada dan Danlanmar Surabaya Kolonel Marinir A. A Gede Agung Jayaputra. (ted)






