Surabaya (beritajatim.com) – Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2023 akan segera digelar di Kecamatan Asembagus, Kabupaten Bondowoso.
Latgab ini bertujuan untuk menguji kemampuan dan profesionalisme prajurit TNI dari berbagai matra. Salah satu tokoh penting dalam Latgab ini adalah Panglima Komando Tugas Darat Gabungan (Pangkogasratgab), Mayjen Farid Makruf. Apa saja yang dilakukan Pangkogasratgab menjelang Latgab TNI 2023?
Pengecekan Kesiapan Prajurit.
Sebelum Latgab dimulai, Pangkogasratgab melakukan pengecekan kesiapan prajurit matra darat yang akan terlibat dalam Latgab.
Pengecekan ini dilakukan bersama dengan Pangkogabwilhan II, Marsdya TNI Andyawan Martono, yang juga merupakan Direktur Latihan pada Latgab TNI 2023.
“Kita terakhir melaksanakan Latgab adalah 2018. Hampir 5 tahun kita tidak melaksanakan latihan labungan. Kebijakan bapak Panglima TNI adalah, di tahun ini kita kembali melakukan latihan gabungan,” kata Marsdya TNI Andi, Kamis (27/07/2023).
Pengecekan kesiapan prajurit meliputi:
Kondisi fisik dan mental prajurit
Kesiapan peralatan dan senjata
Keterampilan dan strategi tempur
Pangkogasratgab menekankan pentingnya Latgab sebagai ajang untuk meningkatkan sinergi dan soliditas antara matra TNI. Ia juga mengapresiasi kebijakan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, yang memimpin langsung Latgab dan melibatkan seluruh unsur pimpinan masing-masing satuan.
Latihan Penembakan Senjata Berat
Selain pengecekan kesiapan, Pangkogasratgab juga memimpin langsung latihan penembakan senjata berat yang melibatkan Yonarmed 8/UY dan Yonkav 3/AC. Latihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan prajurit dalam menggunakan senjata berat, seperti meriam, tank, dan roket.

Latihan penembakan senjata berat ini dilakukan di daerah latihan militer di Bondowoso. Pangkogasratgab mengawasi langsung jalannya latihan dan memberikan arahan serta evaluasi kepada prajurit.
Persiapan Serangan Darat ke Wilayah Musuh
Tugas utama Pangkogasratgab dalam Latgab TNI 2023 adalah memimpin seluruh pasukan matra darat yang melakukan serangan darat ke wilayah musuh. Untuk itu, Pangkogasratgab harus mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan operasi militer tersebut, seperti:
Menentukan sasaran dan tujuan serangan
Menyusun rencana dan skenario serangan
Menyelaraskan koordinasi dan komunikasi antara pasukan
Mengantisipasi kemungkinan hambatan dan ancaman dari musuh
Pangkogasratgab mengaku senang dan bangga bisa terlibat dalam Latgab TNI 2023. Ia mengatakan bahwa ini adalah kesempatan pertama bagi unsur pimpinan Kodam V/Brawijaya untuk berpartisipasi dalam Latgab. Ia berharap bahwa Latgab ini bisa berjalan lancar dan sukses.
“Dan istimewanya lagi, Latgab TNI 2023 mendatang dipimpin langsung oleh Panglima TNI, dan melibatkan seluruh unsur pimpinan masing-masing Satuan tanpa diwakilkan,” ungkap Pangdam. (ted)






