Blitar (beritajatim.com) – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Blitar Raya bersama Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman berbagi senyuman dengan puluhan anak yatim piatu.
Mendekati hari raya Idul Fitri 2025 ini IJTI Blitar Raya membagikan puluhan pasang baju baru untuk anak yatim piatu.
Selain itu IJTI Blitar bersama AKBP Arif Fazlurrahman juga memberikan santunan uang tunai untuk anak-anak yatim piatu. Meski sederhana, namun uang santunan dan baju baru diharapkan bisa memberikan senyuman bagi anak yatim-piatu di hari lebaran nanti.
“Ini merupakan tanggung jawab kita untuk saling membantu sesama, kami sebagai jurnalis memiliki tugas sosial bukan hanya memberitakan namun juga memupuk asa anak-anak ini agar tetap tersenyum dan berani bermimpi,” ucap Ketua IJTI Blitar Raya, Robby Ridwan, Kamis (27/03/2025).
Total ada 30 anak yatim yang diberikan baju baru serta santunan oleh IJTI Blitar Raya dan AKBP Arif Fazlurrahman. Mereka ini berasal dari berbagai dasa yang ada di Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.
“Kami hanya ingin sedikit berbagi senyuman di hari yang suci ini, kami ingin kehadiran organisasi ini bisa memberikan manfaat untuk semua utama,” tegasnya.
Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman pun menyambut baik langkah yang dilakukan oleh IJTI Blitar Raya. Arif pun berharap langkah positif ini bisa dilanjutkan bukan hanya di bulan suci ramadhan namun juga di hari-hari biasa.
“Saya menyambut baik sekali rekan-rekan IJTI di bulan ramadhan ini ada agenda menyantuni anak yatim, berbuka bersama kemudian ada agenda untuk merintis dan mendukung pembangunan mushola di SD Negeri Kanigoro 3, jadi diharapkan bisa istiqomah seperti ini,” ucap Arif.
IJTI Blitar Raya sendiri merupakan wadah atau organisasi yang menampung para jurnalis televisi. Selain menjamin para jurnalisnya bekerja secara profesional, IJTI Blitar juga terus berupaya bermanfaat untuk masyarakat utamanya yang membutuhkan.
“Harapannya selain profesi jurnalis dalam profesional tapi juga harus diiringi dengan iman dan takwa serta budi pekerti yang baik sehingga profesional itu bisa terwujud seutuhnya,” tegasnya. (owi/ted)






