Banyuwangi (beritajatim.com) – Rangkaian HUT KORPRI ke 52 di Banyuwangi berlangsung dengan sejumlah acara. Sejak pagi, para Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan ziarah kubur dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria.
Acara berlanjut, upacara di halaman kantor Pemkab Banyuwangi. Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah menjadi pemimpin upacara. Hadir dalam kegiatan ini, jajaran Pemkab Banyuwangi, serta segenap pimpinan instansi vertikal.
Usai mengikuti upacara, para ASN menuju masjid Baabussalam yang berada di lingkungan kantor Pemkab Banyuwangi itu, untuk mengikuti shalawatan dan tasyakuran.
“Kita berkumpul di sini untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT, agar Banyuwangi selalu diberikan keberkahan dan dihindarkan dari bencana,” kata Sugirah.
Tak lupa, kata Sugirah, lantunan doa dan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat yang diberikan. Serta memohon agar diberikan kelancaran, keselamatan, rejeki dan berkah.
BACA JUGA:Program Unggulan Ganjar-Mahfud Dinilai Sentuh Langsung Kebutuhan Rakyat di Akar Rumput
“Semoga semua pegawai diberikan kelancaran kerja, keselamatan, dan keberkahan dalam mencari rejeki. Semoga masyarakat Banyuwangi juga senantiasa diberikan kesejahteraan dan keberkahan,” imbuhnya.
Tak hanya itu, HUT KORPRI ke 52 juga dirangkai dengan pemberian bantuan stimulus kepada warga. Bantuan berupa dana Rp 20 juta untuk masing-masing penerima sebagai tambahan untuk bedah rumah warga yang kurang layak huni.
Tujuan dari bantuan itu yakni, untuk mempercepat upaya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sepanjang 2023, Banyuwangi memiliki program bedah rumah yang menyasar lebih dari 1.300 rumah tidak layak huni. (Rin/Aje)






