Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Dugaan Penistaan Agama di Gresik, SPDP Masih Tanpa Tersangka

Gresik (beritajatim.com) – Kasus dugaan penistaan agama yang melibat anggota dewan dari Fraksi Nasdem Gresik, Nur Hudi Didin Aryanto, terus bergulir. Namun, surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) yang dikirim dari Polres Gresik ke Kejaksaan belum ada tersangka.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, Ludy Himawan menuturkan, soal kasus penistaan agama pihaknya sudah menerima SPDP dari Polres Gresik

“Kami sudah menerima SPDP dari Polres Gresik hari ini. Tapi saat ini belum ada nama tersangkanya karena masih dilakukan pemeriksaan penyidikan dari pihak kepolisian,” tuturnya, Selasa (21/06/2022).

Ia menambahkan, terkait dengan hal itu pihaknya sudah memerintahkan lima Jaksa untuk melakukan penelitian untuk pengumpulan data.

“Soal pemeriksaan penyidikan wewenang Polres Gresik dan masih dilakukan penyidikan. Kami masih menunggu penetapan tersangkanya dari pihak kepolisian,” imbuhnya.

Masih menurut Ludy, apabila selama batas waktu 30 hari belum menetapkan tersangka, pihaknya mengembalikan berkasnya ke kepolisian.

“Kalau belum kami akan meminta nama-nama yang ditetapkan tersangka dari kepolisian,” paparnya.

Ludy menjelaskan dalam kasus penistaan agama ini ada dugaan masuk ke UU ITE. Untuk itu, Kejaksaan menugaskan lima jaksa peniliti untuk mengumpulkan data. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar