Ringkasan Berita:
- Bupati Banyuwangi mengajak ASN memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah dengan berbagi kepada sesama.
- Donasi ASN diwujudkan dalam bentuk kursi roda, alat bantu jalan, dan santunan bagi anak yatim.
- Program tersebut merupakan bagian dari gerakan rutin “ASN Berbagi” yang digelar setiap bulan.
- Ipuk juga mengajak ASN meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik.
Banyuwangi (beritajatim.com) – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk memperkuat semangat berbagi kepada sesama. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) bergotong royong menyalurkan donasi berupa alat bantu gerak serta santunan bagi anak yatim.
Ajakan tersebut disampaikan Ipuk saat menghadiri peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Babussalam, Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, yang diikuti ratusan ASN, Selasa (16/6/2026).
Menurut Ipuk, bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam sehingga menjadi momentum yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk melalui aksi kepedulian sosial.
“Bulan Muharram bukan hanya awal kalender hijriah, tetapi juga bulan yang dimuliakan sehingga umat dianjurkan memperbanyak amal kebaikan,” kata Ipuk.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Banyuwangi juga menyerahkan secara simbolis bantuan kursi roda kepada tiga penerima manfaat serta memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan tausiah agama, doa akhir tahun Hijriah, dan doa menyambut tahun baru Islam.
Ipuk mengatakan, berbagi kepada sesama merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai kepedulian yang harus terus ditumbuhkan, terutama di lingkungan ASN.
Ia secara khusus mengajak para ASN berdonasi untuk menyediakan alat bantu mobilitas seperti kursi roda dan alat bantu jalan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Berbagi kepada sesama menjadi wujud nyata dari nilai kepedulian,” ujarnya.
Program tersebut merupakan bagian dari gerakan ASN Berbagi yang selama ini rutin dilaksanakan setiap bulan pada tanggal cantik. Donasi ASN telah disalurkan dalam berbagai bentuk, mulai dari bantuan perlengkapan sekolah, tambahan asupan protein untuk percepatan penanganan stunting, hingga bantuan sosial menjelang hari raya bagi warga kurang mampu.
Khusus pada momentum 1 Muharram, donasi ASN difokuskan untuk memberikan santunan kepada anak yatim serta menyediakan alat bantu gerak bagi masyarakat penyandang disabilitas maupun warga yang membutuhkan.
Selain mengajak meningkatkan kepedulian sosial, Ipuk juga mengingatkan seluruh ASN agar menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, makna hijrah bagi seorang ASN adalah melakukan transformasi menjadi pelayan publik yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Bagi ASN, hijrah berarti bertransformasi menjadi pelayan masyarakat yang lebih profesional, berintegritas, dan responsif di segala kondisi. Seperti Nabi dan para sahabat yang membangun masyarakat Madinah dengan semangat kebersamaan, ASN pun dituntut untuk menebar kepedulian, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” jelas Ipuk.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut, Pemkab Banyuwangi berharap semangat berbagi, gotong royong, dan peningkatan kualitas pelayanan publik terus tumbuh di kalangan ASN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. [alr/beq]






