Sidoarjo (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, tak ingin menyalahkan para pemainnya secara individual atas hasil seri yang didapat saat melawan Persiba Balikpapan, Jumat (7/11/2025) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Ia menilai banyak peluang gol yang tidak dimanfaatkan dengan baik sesuai harapan.
Menurutnya, evaluasi akan dilakukan secara personal agar para pemain lebih fokus menghadapi pertandingan berikutnya. Sebelum laga, mantan pelatih Persijab Jepara ini sudah mengingatkan para pemain bahwa duel melawan Persiba Balikpapan tidak akan mudah.
“Mereka memiliki pemain yang tajam dan para pemain lebih bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun. Memang di pertandingan ini banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi gol lebih dari satu. Namun sayang para pemain tidak bisa melakukan eksekusi sesuai dengan apa yang dipelajari saat berlatih,” ujar Widodo.
“Tentu saya sebagai pelatih tidak akan bicara tentang personal pemain di media, tapi ini akan menjadi konsumsi tim. Saya akan berbicara dengan pemain secara face to face supaya mereka lebih fokus,” tambahnya.
Lebih lanjut, Widodo menegaskan tidak akan berhenti melakukan pembenahan dan tetap optimistis memperbaiki penyelesaian akhir pemain. Ia juga menekankan pentingnya memaksimalkan setiap sesi latihan, terutama dalam hal finishing.
“Saya akan melakukan apapun ke pemain, salah satunya saat latihan di mana akan kembali saya berikan sesi finishing. Padahal setiap latihan mereka bisa memanfaatkan latihan finishing dan diaplikasikan ke pertandingan. Saya selalu menekankan itu supaya mereka terbiasa ketika berhadapan dengan lawan yang seperti itu,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan peluang sekecil apapun agar tim bisa lebih produktif di depan gawang. Dalam sembilan pekan pertandingan, Deltras FC masih menghadapi masalah di lini depan.
Bahkan hingga saat ini, striker Deltras asal Kamerun, Nevil Tengeg, baru mencetak empat gol di putaran pertama Pegadaian Championship 2025/2026. [way/ian]






