Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 dapat diwujudkan salah satunya dengan belajar menerapkan kemajuan teknologi digital.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi inspektur upacara Harkitnas, yang digelar di halaman Pemkab Lamongan, pada Senin (20/5/2024) hari ini. Pihaknya bahkan menyinggung sekilas tentang sejarah Harkitnas.
Tak hanya itu, Bupati Yuhronur juga mengatakan bahwa kemajuan teknologi mampu menjadi solusi bagi generasi muda untuk menghadapi beragam tantangan, demi melanjutkan perjuangan dan memajukan nusa bangsa. Hal itu seperti dedikasi organisasi Boedi Oetomo sejak tahun 1908 lalu.
“Momen ini refleksi bagi kita dalam memberikan apresiasi akan perjuangan Boedi Oetomo dalam memajukan bangsa sejak tahun 1908 yang lalu. Tugas kita saat ini ialah melanjutkan perjuangannya, yakni bangkit untuk Indonesia emas. Salah satunya dapat kita lakukan dengan menerapkan kemajuan teknologi digital,” tutur Bupati Yuhronur.
Orang nomor satu di Lamongan ini juga menegaskan, kemajuan teknologi digital menjadi tulang punggung dalam akeselerasi pembangunan. Tak cukup itu, teknologi digital juga dibutuhkan untuk menjadikan tata kelola pemerintahan sN pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
“Pengusaan teknologi di zaman ini penting untuk menguasai peradaban. Terlebih Pemerintah Kabupaten Lamongan sebagai akselerator pembangunan tidak boleh tertinggal,” tandasnya.
Lebih lanjut, Bupati Yuhronur menambahkan bahwa modal dasar menuju Indonesia emas 2045 tidak hanya perlu ditunjang oleh transformasi digital saja, melainkan juga potensi sumber daya alam dan bonus demografi.
“Modal 60 persen penduduk Indonesia merupakan usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi. Begitupun dengan 64 persen penduduk dari 1.381.414 jiwa di Lamongan merupakan usia produktif,” papar Yuhronur.
“Saat ini Lamongan terus bertransformasi untuk memastikan ekonominya terus tumbuh, pembangunannya semakin merata, dan harmonis masyarakatnya. Terimakasih kepada seluruhnya yang telah berkolaborasi bersama Pemkab Lamongan dalam menghadapi krisis global hingga menjawab isu sosial,” pungkasnya. [riq/ian]






