Kediri (beritajatim.com) – Mendekati Hari Raya Idul Fitri, perajin tas anyaman plastik di Kediri kebanjiran order. Mereka mendapatkan banyak pesanan dari berbagai daerah.
Lebaran 2023 seolah menjadi berkah tersendiri bagi para pembuat tas anyaman plastik yang tinggal di Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Bahkan saking banyaknya pesanan yang masuk, mereka terpaksa harus menutup pemesanan sementara waktu. Alasannya mereka tidak tidak sanggup menyelesaikan seluruhnya dalam waktu yang singkat.
BACA JUGA : Kapolsek Ringinrejo Bantu Nenek Derita Kanker di Kediri
Tas anyaman buatan warga Brenggolo ini memang tampak cantik. Selain bentuk dan desainnya yang modis dan kekinian, harga jual dari tas anyaman ini terbilang murah, yakni mulai Rp6 ribu hingga Rp50ribu.
Dwi Ratna Safitri mengaku, memasuki awal bulan ramadhan hingga sekarang ini, dirinya mencatat kurang lebih ada 500 an pesanan tas yang harus ia selesaikan sebelum lebaran tiba.
“Rata-rata pesanan tas tersebut digunakan sebagai wadah hampers ataupun parsel,” ungkap Dwi Ratna Safitri, pada Senin (10/4/2023).
BACA JUGA : Simpan 5 Gram Sabu, Perempuan Pemandu Lagu di Kediri Diciduk Polisi
Dalam pembuatannya, Ratna dibantu oleh 10 orang warga setempat, untuk memenuhi pesanan tersebut. Dalam sehari, dikatakan oleh Ratna, masing-masing per kepala mampu meghasilkan sedikitnya 5 – 7 tas anyaman.
Meski usahanya terbilang cukup dini, yakni dimulai pada Februari 2023, namun penjualan tas anyaman warga Desa Brenggolo ini telah terdistribusi hingga kota-kota besar, seperti Surabaya hingga Jakarta. [nm/ted].






