Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memberikan hadiah istimewa untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rangka memperingati momen bersejarah tersebut, Pemkab Mojokerto menggelar program bakti sosial yang bertujuan membantu kesehatan mata siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 15 Mojokerto.
Program ini meliputi pemeriksaan mata, operasi katarak, serta pemberian kacamata gratis, dengan tujuan untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Program ini merupakan hasil kerja sama Pemkab Mojokerto dengan Klinik Mata EDC Group Indonesia, yang berkomitmen untuk memastikan anak-anak tetap sehat dan dapat belajar dengan optimal.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, menyampaikan pentingnya memberikan layanan kesehatan kepada anak-anak sekolah. “Sekolah Rakyat ini adalah harapan kita untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Anak-anak di sini harus tumbuh sehat, berpendidikan, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ungkapnya, Selasa (12/8/2025).
Selain layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan dari Duta GenRe dan Forum Anak Majapahit mengenai perencanaan masa depan, pencegahan pernikahan dini, serta perlindungan anak dari risiko sosial.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan komunitas perempuan dalam mendukung tumbuh kembang anak, yang turut didukung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Al Barraa, atau yang akrab disapa Ning Hanna.
Bupati Gus Barra, panggilan akrab Muhammad Al Barra, menegaskan bahwa sinergi yang terjalin antara Pemkab dan PKK dalam program ini penting untuk mendampingi perkembangan anak-anak. “Mari kita teruskan semangat ini, bukan hanya di bulan Agustus, tapi di setiap langkah kehidupan kita,” ajaknya.
Sebelumnya, Pemkab Mojokerto juga meresmikan 50 siswa sebagai peserta Sekolah Rakyat Menengah Pertama 15 Mojokerto. Mereka akan mengikuti proses belajar di asrama yang terletak di Gedung Diklat milik Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mojokerto.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pendidikan anak-anak, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera. [tin/suf]






