Surabaya (beritajatim.com) – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Surabaya menyatakan sikap tegas terkait gejolak demonstrasi di Pati, Jawa Tengah. Sikap tersebut mengkritisi tindakan represif aparat yang dinilai bertentangan dengan prinsip demokrasi.
“GMNI Surabaya menyatakan solidaritas penuh kepada gerakan rakyat di Pati yang sedang memperjuangkan aspirasi politiknya secara sah dan konstitusional,” kata Ketua DPC GMNI Surabaya, Alfito Rafif, dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (13/8/2025).
Menurut Alfito, tindakan kekerasan aparat terhadap massa aksi adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang serius. GMNI menilai, kebebasan berpendapat seharusnya dijamin oleh negara.
“Kami mengecam keras tindakan represif dan brutalitas aparat penegak hukum terhadap massa aksi, yang bertentangan dengan prinsip demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan berpendapat,” tegasnya.
Pihaknya juga mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk bertindak tegas terhadap aparat yang terbukti melakukan pelanggaran. Penegakan hukum yang adil menjadi kunci untuk meredam ketegangan di masyarakat.
“Kami mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk segera mengusut dan menindak tegas oknum aparat yang melakukan kekerasan terhadap massa aksi,” ujarnya.
Selain itu, GMNI Surabaya juga mengkritisi peran pemerintah daerah dalam meredam gejolak. Alfito menilai Bupati Pati harus berani mengambil keputusan politik demi menjaga martabat dan amanat rakyat.
“Kami mendorong Bupati Pati untuk mempertimbangkan langkah-langkah politik yang bermartabat termasuk opsi pengunduran diri apabila terbukti gagal memenuhi amanat rakyat,” tutur Alfito.
Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dalam melawan penindasan. Menurutnya, perjuangan rakyat di satu daerah adalah perjuangan bersama.
“Kami mengajak seluruh elemen gerakan mahasiswa dan rakyat di Indonesia untuk memperkuat barisan perjuangan melawan segala bentuk penindasan dan pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat,” jelasnya.
Alfito menegaskan komitmen GMNI terhadap keadilan sosial. Solidaritas lintas daerah, kata dia, adalah bentuk nyata keberpihakan organisasi terhadap rakyat.
“Perjuangan rakyat adalah perjuangan GMNI, dan solidaritas lintas daerah adalah wujud nyata komitmen kami dalam membela kebenaran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. [asg/suf]






