Manchester (beritajatim.com) – Manchester United dan Tottenham Hotspur memastikan tiket ke final Liga Europa 2024–2025 setelah kembali menang dalam leg kedua semifinal, Jumat (9/5/2025) dini hari WIB. United menaklukkan Athletic Bilbao dengan skor telak 4-1, sehingga unggul agregat 7-1. Sementara itu, Spurs mengalahkan Bodo/Glimt 2-0 dan melangkah ke final dengan agregat 5-1.
Dengan hasil ini, final Liga Europa musim ini akan mempertemukan dua klub Inggris di San Mames, Bilbao, pada 22 Mei mendatang. Laga antara United dan Spurs menjadi All-English final keenam dalam sejarah kompetisi antarklub Eropa.
Sebelumnya, lima All-English final lainnya terjadi di berbagai ajang Eropa: Chelsea vs Manchester City (Liga Champions 2020–2021), Liverpool FC vs Tottenham (Liga Champions 2018–2019), Chelsea vs Arsenal (Liga Europa 2018–2019), Manchester United vs Chelsea (Liga Champions 2007–2008), dan Tottenham vs Wolverhampton Wanderers (Piala UEFA 1971–1973).
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menilai laga final akan menjadi pertarungan sengit antar dua tim yang sedang berjuang di kompetisi domestik. “Kami tahu dua tim akan melakukan segalanya untuk juara. Pada akhirnya, uang bukan yang terpenting, melainkan trofi,” ujarnya kepada BBC.
Amorim menyinggung kesamaan nasib United dan Spurs di Premier League musim ini. United duduk di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan 39 poin, hanya unggul satu poin dari Spurs yang berada di peringkat ke-16. Meski begitu, kedua tim tampil solid di Liga Europa.
Kondisi ini kontras dengan tiga anggota big six lainnya — Liverpool FC, Arsenal, dan Manchester City — yang gagal mencapai final Eropa meski tampil lebih konsisten di liga domestik.
Pelatih Tottenham, Ange Postecoglou, menanggapi sinis perbandingan tersebut. “Jika memang lolos final adalah hal mudah, mengapa tiga tim itu gagal? Siapa yang peduli dengan keterpurukan kami di Premier League? Tidak ada hubungannya antara Premier League dan Eropa,” tegasnya. [dio/beq]






