Banyuwangi (beritajatim.com) – Seperti hari-hari biasa di lingkungan perkebunan, berlangsung tenang. Cuaca dingin pasca hujan malam sebelumnya, pekerja menyelesaikan pekerjaannya, udara sejuk, dan angin bertiup perlahan.
Sabtu 12 Maret 2022 di Agrowisata Doesoen Kakao, Kebun Kendenglembu, satu dari kebun yang dimiliki oleh PT Perkebunan Nusantara XII terlihat meriah, penuh hiburan, perlombaan, dan stand bazaar berjejer menampilkan produk unggulan mereka.
Di sini tengah berlangsung Festival Cokelat, bagian dari rangkaian acara Banyuwangi Festival 2022. Acara ini hasil sinergi antara Kebun Kendenglembu dengan Dinas Pertanian Banyuwangi. Festival ini berlangsung 2 hari, 12 dan 13 Maret 2022. Di hari pertama, menampilkan perlombaan tari gandrung se-kecamatan Banyuwangi.
Kemudian ada lomba olahan cokelat, yang diikuti oleh sebagian besar hotel dan resto di Banyuwangi. Mereka tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
Lalui ada bazaar yang menampilkan produk-produk UMKM di Banyuwangi. Semua berkumpul di satu tempat, Agrowisata Doesoen Kakao.
Hari kedua, panitia menyelenggarakan acara fun bike yang luar biasa. Jalur yang menantang, Tanjakan, turunan, jalan berlumpur, sungai, senada dengan asrinya perkebunan kakao Kebun Kendenglembu.
Peserta gowes yang berjumlah ratusan ini dihibur dengan doorprize dan musik akustik. Acara berpusat di Amphiteater Doesoen Kakao.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, sangat mengapresiasi acara Festival Cokelat tahun ini.
“Dengan semangat Banyuwangi Rebound, semoga dengan festival ini dapat meningkatkan kecintaan kita terhadap produk olahan coklat, dan perkebunan kakao yang ada di Banyuwangi.”, ucapnya pada saat memberi kata sambutan.
Ipuk menekankan perlunya acara ini untuk dilestarikan bersama. Sebab, Agrowisata Doesoen Kakao telah menjadi salah satu tujuan wisata andalan Kabupaten Banyuwangi.

Turut hadir dalam acara, Direktur PT Perkebunan Nusantara XII, Siwi Peni. Ini merupakan pertemuan kedua srikandi Indonesia di Agrowisata Doesoen Kakao.
Siwi menyampaikan bahwa PTPN XII selalu bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam mensukseskan program pemerintah. Ia menjelaskan bahwa Festival Cokelat ini menjadi bukti nyata sinergi itu.
“Banyuwangi Rebound, PTPN Jaya, Berkah, Juara!”, soraknya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ptpn-xii”]
Agrowisata Doesoen Kakao memang merupakan tujuan wisata yang unik. Selain menyajikan produk olahan kakao berupa panganan cokelat, tempat ini menawarkan paket wisata yang lengkap.
Pengunjung dapat secara langsung melihat perkebunan kakao yang sebenarnya, karena memang tempat ini berada di tengah-tengah perkebunan kakao.
Mereka juga mendapat edukasi tentang bagaimana biji kakao diolah, hingga menjadi panganan cokelat yang lezat.
Doesoen Kakao juga memiliki homestay yang dapat disewa oleh pengunjung. Mereka dapat menikmati sensasi menginap di tengah suasana perkebunan yang asri, dengan nuansa tradisional yang kental. (ted)






