Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) mengirim sejumlah delegasi yang terdiri atas pimpinan, dosen, dan mahasiswa ke Universiti Tun Hussein Onn (UTHM) Malaysia. Keberangkatan ini menjadi rangkaian program International Outbound Mobility 2024.
Program outbound mobility Internasional ditujukan untuk implementasi kerjasama FEB Unisma dengan berbagai Universitas dan lembaga berada di luar negeri. Internasional outbound mobility 2024 menjadi realisasi FEB Unisma menanggapi pengaruh globalisasi yang melanda berbagai program pendidikan tinggi.
Dekan FEB UNISMA Nur Diana SE, MSi, CMA, CBV, CERA, menjelaskan bahwa program outbond mobility delegasi mendapat kesempatan untuk membuka ilmu baru, menambah relasi. Mereka diharapkan dapat mendiseminasikan hasil riset, belajar mengenai topik khusus, bahasa maupun kebudayaan dari Malaysia.
International Outbound Mobility 2024 diikuti 8 Jajaran pimpinan, dosen, dan 15 mahasiswa FEB Unisma. Di UTHM Malaysia, 15 mahasiswa melakukan kegiatan seperti visiting scholar, presentasi hasil riset, presentasi project research entrepreneurship, visiting industry of SMEs in Malaysia, community service, performance culture dan yanh hal lain.
Diana menceritakan, awal kedatangan mahasiswa, pimpinan dan dosen FEB UNISMA berkesempatan mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan lewat campus tour. Lalu hari kedua, dilaksanakan Focus Group Discussion antara FEB Unisms dengan FPTP UTHM.
“Kedua pihak mengupas tentang penguatan, penyelarasan pengembangan Kurikulum, program pendidikan, riset, publikasi, community service, dan program kemahasiswaan yang berlevel global guna meningkatkan mutu program mobility yg selama ini telah berlangsung di setiap tahun,” ujar Nur Diana.
Menurut Dekan, pencapaian visi misi FEB Unisma sebagai fakultas yang berdaya saing internasional sudah sesuai target, yaitu akreditasi unggul dan internasional dari FIBAA Jerman. Namun pencapaian ini akan terus ditingkatkan dan diperkuat secara kualitas program internasional sehingga keberlanjutannya tetap terjaga.

Diana dalam acara FGD, penyampaian Diana tersebut disepakati oleh jajaran pimpinan FTPT UTHM Malaysia. FTPT dikomandani Deputy Dean Academic & International Relation UTHM Malaysia, Assoc. Prof. Azlina Md Yasin.
Sementara itu, pada hari yang sama 15 mahasiswa FEB Unisma ikut berbagai kegiatan. Mereka mendapat visiting scholar terkait bisnis dalam konteks global dan peran artificial intelegent di FPTP UTHM Malaysia.
Mahasiswa digabungkan dengan International Student dalam bentuk Group Discussion untuk membuat student project atas kasus bisnis. Setiap kelompok kemudian diminta melakukan Presentasi.
Selama kegiatan, mahasiswa FEB Unisma memperoleh banyak ilmu dan pengetahuan baru. Mereka berkolaborasi dengan mahasiswa internasional dengan kultur yang berbeda untuk membangun kemampuan komunikasi dan analitis dengan mahasiswa dan dosen dari negara lain.
Sesi selanjutnya, mahasiswa sharing best practice. Mereka kemudian melakukan orientasi pengelolaan organisasi kemahasiswaan dalam membangun leadership yang berwawasan global. (dan/but)






