Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah mobil Isuzu Elf yang mengangkut 18 pekerja bangunan menghantam pohon besar di jalan raya Ngawi–Maospati, Selasa (27/1/2026), setelah berusaha menghindari pengendara sepeda motor yang berbelok mendadak.
Kecelakaan lalu lintas ini terjadi tepat di KM 12–13 masuk Dusun Alas Pecah, Desa Geneng, Kabupaten Ngawi, sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.
Mobil Isuzu Elf bernomor polisi K-7108-FB tersebut dikemudikan oleh M. Zainal Arifin (43), warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kendaraan ini membawa rombongan pekerja proyek yang sedang dalam perjalanan pulang ke Blora setelah menyelesaikan pekerjaan di wilayah Madiun.
Sementara itu, kendaraan lain yang terlibat adalah sepeda motor Honda Grand bernomor polisi AE-5095-KO. Motor tersebut dikendarai oleh Supangat (60), warga Dusun Pilang Payung II, Desa Geneng, Ngawi.
Berdasarkan kronologi di lapangan, mobil Elf melaju dari arah selatan ke utara atau dari arah Madiun menuju Kota Ngawi. Di depan mobil tersebut, melaju sepeda motor yang dikendarai Supangat di sisi sebelah kiri jalan.
Tabrakan tak terhindarkan saat pengendara motor bermaksud berbelok ke kanan untuk menyeberang jalan tanpa memperhatikan jarak kendaraan di belakangnya. Benturan terjadi pada bagian depan kiri mobil Elf dengan bagian belakang kanan sepeda motor hingga mobil oleng ke kanan.
Laju mobil yang tidak terkendali akhirnya terhenti setelah menghantam pohon besar yang berada di tepi jalan raya. Salah satu penumpang mobil, Sahen, menyebutkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat saat sopir berusaha membuang kemudi ke kanan.
“Kami rombongan pekerja proyek mau pulang ke Blora dari Madiun. Tiba-tiba ada motor belok ke kanan, sopir menghindar, lalu nabrak pohon,” ujar Sahen memberikan kesaksian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Ipda Agus Harianto, mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Pihaknya menyatakan bahwa kurangnya kehati-hatian serta jarak yang terlalu dekat menjadi pemicu utama kecelakaan ini.
“Korban sudah kami evakuasi ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Ipda Agus saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Tiga korban yang mengalami luka ringan adalah M. Zainal Arifin (sopir Elf), Brakter Samurai Hatta (penumpang Elf), serta Supangat (pengendara motor). Ketiganya dilaporkan dalam kondisi sadar meskipun mengalami luka robek, hematoma, serta nyeri di bagian dada dan paha.
Belasan penumpang Elf lainnya yang selamat masih berada di lokasi kejadian untuk menunggu kendaraan pengganti guna melanjutkan perjalanan ke Jawa Tengah. Petugas kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat ke Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk pemeriksaan lebih lanjut. [fiq/beq]






