Ringkasan Berita
* Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke mencatatkan pertumbuhan arus peti kemas sebesar 11,44 persen menjadi 27.523 TEUs pada Semester I Tahun 2026 yang didorong oleh tingginya permintaan logistik untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan.
* Seiring peningkatan volume muatan tersebut, optimalisasi fasilitas dan pembaruan alat bongkar muat oleh Pelindo berhasil meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memangkas waktu singgah kapal (port stay time) dari 55 jam menjadi 47 jam.
———————————————————————–
Merauke (beritajatim.com) – Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke kembali mencatatkan kinerja operasional impresif sepanjang Semester I Tahun 2026. Hingga akhir Juni 2026, total arus peti kemas yang dilayani menembus 27.523 TEUs, melambung 11,44 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 sebesar 24.698 TEUs.
Lonjakan signifikan ini menjadi indikator kuat bergeraknya roda ekonomi serta masifnya pembangunan infrastruktur di kawasan timur Indonesia, khususnya Papua Selatan.
Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, mengungkapkan bahwa peningkatan arus barang ini didorong oleh tingginya permintaan material pendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah berjalan di kawasan tersebut.
”Peningkatan ini menunjukkan bahwa aktivitas logistik di Merauke terus berkembang pesat. Ke depan, kami akan terus melakukan optimalisasi operasional dan pemanfaatan peralatan secara maksimal guna menjamin kelancaran kinerja,” ujar Rasul.
Pangkas Port Stay Time Kapal Jadi 47 Jam
Di tengah lonjakan volume muatan, TPK Merauke berhasil menjaga efisiensi layanan melalui penambahan fasilitas dan pembaruan alat bongkar muat. Langkah ini berdampak nyata pada pemangkasan waktu singgah kapal (port stay time).
Kepala Operasi PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Tony Bijaksono, mengapresiasi respons cepat Pelindo dalam mengurai kepadatan di lapangan maupun area depo.
Waktu Singgah Kapal (Port Stay Time): Berhasil ditekan dari sebelumnya 55 jam menjadi 47 jam.
Ke depan, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen mempertahankan tren positif ini melalui modernisasi infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mengeskalasi pertumbuhan ekonomi Papua Selatan.[rea]






