Liverpool (beritajatim.com) – Penjaga gawang benar-benar menjadi pahlawan dalam bentrokan antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di 16 besar Liga Champions. Pada first leg pekan lalu, kiper LFC Alisson Becker tampil luar biasa dengan mencatatkan 9 penyelamatan dan terpilih sebagai man of the match. Namun, di second leg dini hari tadi, giliran kiper PSG Gianluigi Donnarumma yang mencuri perhatian.
Kapten timnas Italia itu menjadi bintang dalam drama adu penalti. Donnarumma sukses menggagalkan eksekusi Darwin Nunez dan Curtis Jones, sementara hanya Mohamed Salah yang mampu menaklukkannya. Aksi heroiknya membawa PSG menang 3-1 dalam babak tos-tosan dan melaju ke perempat final.
Ironisnya, secara keseluruhan performa Donnarumma masih kalah dari Alisson. Menurut data dari Who Scored, Alisson mencatatkan 7 penyelamatan sepanjang laga, sedangkan Donnarumma hanya melakukan dua—dan itu pun terjadi saat adu penalti.
Namun, penyelamatan di momen krusial membuat Donnarumma menjadi pahlawan PSG. Tim asuhan Luis Enrique kini menunggu pemenang antara Borussia Dortmund dan Lille OSC di babak perempat final.
“Dia (Donnarumma, Red) salah satu kiper terbaik di dunia saat ini. Dia sangat cerdas. Kami percaya diri karena tahu lawan sangat sulit membobol gawangnya,” ujar entraineur PSG Luis Enrique dilansir L’Equipe.
Berkat keberanian dan ketenangan Donnarumma, PSG tetap bertahan dalam perburuan gelar Liga Champions. Laga perempat final mendatang akan menjadi tantangan baru bagi kiper 25 tahun itu untuk kembali membuktikan kualitasnya di panggung Eropa. [dio/beq]






